Fadli Zon Kritik Pidato Nadiem Makarim: Kesejahteraan Guru Tak Jadi Perhatian Utama
Instagram/fadlizon
Nasional

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memberikan teks pidato yang menuai banyak pujian, Fadli Zon justru kritik lantaran tak bahas kesejahteraan guru.

WowKeren - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah memberikan teks pidato yang mendapat banyak pujian dari masyarakat Indonesia dalam rangka Hari Guru Nasional 2019. Namun Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon justru memberikan kritik.

Kritikan Fadli Zon terhadap Nadiem lantaran ketiadaan isu kesejahteraan guru dalam teks pidato tersebut. Menurut Fadli, Nadiem justru lebih banyak memberikan pesan yang bersifat arahan ketimbang penghargaan terhadap jasa para guru.

"Dalam naskah pidato Mendikbud untuk memperingati Hari Guru tahun ini," kata Fadli seperti dilansir dari CNNIndonesia, Senin (25/11). "Saya melihat, kesejahteraan guru juga belum menjadi perhatian utama."

Fadli menyayangkan sosok Nadiem sebagai Mendikbud yang justru tidak menyinggung masalah kesejahteraan guru. Apalagi pidato tersebut disebarkan dalam peringatan Hari Guru Nasional yang seharusnya memberikan semangat utama bagi semua pihak, terutama pemerintah untuk dapat menghormati, mengapresiasi, dan meningkatkan kesejahteraan guru.


Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini lantas menyebutkan jika tidak dibahasnya isu kesejahteraan guru patut menjadi pertanyaan besar. "Ini patut menjadi pertanyaan kita bersama, kenapa isu kesejahteraan guru tidak ada dalam public address Mendikbud," ujar Fadli.

Fadli lantas membeberkan jika saat ini Indonesia tengah dalam kondisi darurat guru. Berdasarkan data Kemendikbud, jumlah guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat ini hanya 1,3 juta orang atau jauh di bahwa kebutuhan guru se-Indonesia yang mencapai 2,1 juta.

Angka tersebut diprediksi Fadli akan terus bertambah. Pasalnya, tahun ini sekitar 52 ribu guru PNS yang berada di Indonesia akan pensiun sehingga kebutuhan guru tentunya akan semakin meningkat.

Fadli juga mengkritisi rencana Pemerintah Indonesia yang akan menutupi kekurangan guru di Indonesia lewat pengadaan tenaga guru honorer. Menurutnya, rencana tersebut justru akan menambah banyak masalah baru lantaran selama ini kesejahteraan guru honorer yang berada di Indonesia masih jauh dari kata layak.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait