Anggota DPR Fraksi Gerindra Rosiade telah membuat Menko Luhut Pandjaitan geram dengan menyinggung namanya dalam kasus sengketa pelabuhan. Meski begitu, Andre menjelaskan maksudnya melakukan hal itu dengan santai.
- Nidya Putri
- Selasa, 03 Desember 2019 - 12:33 WIB
WowKeren - Nama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sempat disinggung oleh Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade terkait rumor soal keterlibatan kasus sengketa PT Karya Citra Nusantara (KCN) dan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN).
Mendengar namanya disinggung, Luhut pun mengaku geram. Ia kemudian menegaskan jika tak memiliki kepentingan apapun dan meminta agar tidak sembarangan menyebarkan rumor dan menuduh dirinya.
"Saya nggak ada proyek. Nanti yang ngomong gitu saya tumbuk mulutnya!," ujar Luhut dengan dengan nada yang tinggi di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (2/12). "Benar lho ya itu jangan bicara nuduh yang nggak jelas."
Sementara itu, Andre mengaku jika apa yang dilakukannya itu tidak bermaksud untuk menuding siapapun. "Kita tentu menjalankan tugas, fungsi, dan tanggung jawab sebagai anggota DPR, yaitu fungsi pengawasan tanpa bermaksud melakukan fitnah kepada siapapun," kata Andre, Selasa (3/12).
Andre kemudian menjelaskan jika ia hanya mendengar rumor terkait keterlibatan Luhut dalam sengketa PT KCN dan PT KBN. Namun, ia segera meluruskan dengan mengatakan jika meminta Menteri BUMN Erick Thohir agar segera menyelidiki sengketa tersebut demi menjaga aset negara.
"Saya meminta kepada Pak Menteri BUMN menginvestigasi ini agar permasalahan KCN dan KBN, serta Sari Pan Pacific dan Sarinah bisa selesai dan negara tidak dirugikan dan aset negara tidak berpindah kepada pihak swasta," terangnya. "Itu tujuan dan maksud saya menyampaikan itu."
Lebih lanjut, Andre menegaskan jika dirinya hanya menjalankan fungsi pengawasan DPR. "Kalau ada yang merasa tersinggung, marah, mengancam, ya saya sekali lagi menegaskan, melaksanakan tugas, fungsi pengawasan saya sebagai anggota DPR," terangnya. "Tapi kalau ada yang kebakaran jenggot, ya saya tidak mengomentari orang per orang."
"Yang jelas saya sebagai amanah rakyat menyampaikan, rakyat memilih saya dan sesuai cita-cita perjuangan Pak Prabowo dan Partai Gerindra untuk menyelamatkan aset negara, tentu saya harus saya harus melakukan fungsi pengawasan," imbuhnya.
(wk/nidy)