Anggaran Alutsista Indonesia Terkecil Di Asia Tenggara, Prabowo: Sedang Saya Perjuangkan
Nasional

Anggaran belanja alat utama sistem senjata (alutsista) di Indonesia ternyata lebih kecil dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya. Prabowo pun berjanji akan memperjuangkan aggaran alutsista naik.

WowKeren - Alat utama sistem senjata (alutsista) merupakan salah satu hal utama yang penting dalam sistem pertahanan negara. Oleh karena itu, belanja alutsista menjadi urgensi tersendiri bagi Kementerian Pertahanan.

Namun, ternyata anggaran belanja alutsista di Indonesia merupakan yang paling kecil di antara negara Asia Tenggara lainnya. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

"Anggaran kita di Asia Tenggara terkecil dibanding negara tetangga kita," kata Prabowo yang dilansir Tempo pada Selasa (3/12). "Kita tidak sampai satu persen dari GDP (gross domestic product) kita, dari produksi domestik bruto kita."

Oleh karena itu, Prabowo Subianto berjanji akan terus berjuang meningkatkan anggaran belanja alutsista. Ia menilai bahwa saat ini, jumlah anggaran yang disiapkan oleh pemerintah Indonesia untuk alutsista masih terlalu kecil dan tertinggal dari negara lain.


Menurut Prabowo, anggaran belanja alutsista nasional baru ada di kisaran angka 0,8 persen dari GDP nasional. Sementara itu, negara-negara tetangga lainnya telah mencapai dua hingga tiga persen. Ia menegaskan bahwa peningkatan anggaran saat ini sangat diperlukan.

"Jadi ini yang sedang saya perjuangkan," ujar Prabowo. "Supaya kita juga bisa anggaran ditingkatkan untuk menjamin kedaulatan kita, menjaga wilayah kita, mengamankan kekayaan kita, supaya tidak dicuri bangsa-bangsa lain."

Upaya Prabowo ini sebenarnya sejalan dengan janji kampanye yang ia utarakan saat menjadi Calon Presiden 2019-2020 lalu. Sementara itu, Presiden Joko Widodo sendiri juga pernah meminta kepada Prabowo agar lebih mengefektifkan anggaran dan menghalangi adanya kebocoran anggaran.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat terbatas pada Jumat 22 November lalu. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi memerintahkan Prabowo supaya menggunakan anggaran Kemenhan dengan cara tidak lagi berorientasi sekadar penyerapan anggaran atau proyek.

Selain itu, Prabowo juga sempat mengatakan jika mendapat perintah dari Jokowi untuk memastikan tidak ada penyelewengan anggaran negara dalam pengadaan alutsista. "Beliau sangat tegas kepada saya, tidak boleh ada kebocoran, tidak boleh ada penyimpangan, penyelewengan," kata Prabowo.

(wk/aros)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait