Ingin Murid Berkompetisi, Nadiem Bakal Rombak Sistem Penilaian
Nasional

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim berkomitmen untuk terus membuat terobosan-terobosan baru agar sistem pendidikan di Indonesia bisa mencetak SDM yang unggul.

WowKeren - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim akan melakukan perombakan terhadap sistem penilaian siswa. Ia mengatakan bahwa kementeriannya saat ini tengah mengkaji hal tersebut.

Ia menilai bahwa sistem penilaian siswa perlu dibenahi untuk mendorong agar siswa lebih fokus untuk berkompetisi. "Penilaian perlu dibuat agar fokus pada kompetensi mendasar yang berguna secara luas," kata Nadiem di Jakarta, Selasa (3/12).

Adapun langkah tersebut adalah dalam rangka untuk mewujudkan arahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang ingin agar sumber daya manusia (SDM) bisa lebih ditingkatkan. Oleh sebab itu menurut Nadiem, Indonesia harus mulai berbenah, terutama dalam sektor pendidikan.

"Kita harus berani berubah dan berbenah," lanjut Nadiem. "Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi untuk menciptakan SDM unggul, kami akan terus menelaah upaya untuk melakukan terobosan-terobosan."


Menurutnya, untuk mengembangkan SDM di Indonesia melalui pendidikan maka diperlukan keterlibatan antara guru dan orang tua dan juga pemerintah. Dalam hal ini, pemerintah diharapkan bisa berperan untuk memberikan ruang gerak yang lebih luas pada pihak terkait.

"Peningkatan kualitas pembelajaran menjadi hal yang utama," lanjut Nadiem. "Kami akan terus melibatkan guru dan orang tua. Penting bagi pemerintah untuk memberikan ruang bergerak yang cukup untuk pihak-pihak terkait dapat terlibat dan ikut belajar."

Sebelumnya, hasil dari Program Penilaian Pelajar Internasional (PISA) 2018 dikatakan Nadiem merupakan cermin perspektif pendidikan di Indonesia. Laporan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa Indonesia dalam membaca, matematika, dan sains masih di bawah rata-rata Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). Nadiem menambahkan hasil PISA 2018 merupakan masukan berharga untuk mengevaluasi sistem pendidikan di Indonesia.

"Laporan PISA sangat penting, memberi kita semua perspektif pendidikan Indonesia," tutur pendiri Gojek tersebut. "Terkadang, kita tidak sadar dengan apa yang menjadi perhatian oleh PISA ini."

Lebih jauh, Nadiem menilai bahwa upaya pemerintah meningkatkan akses pendidikan selama satu dekade terakhir, telah membuahkan hasil. Hal itu terlihat dari peningkatan persentase penduduk yang bisa bersekolah.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait