Mobdin Rubicon Mewah Bupati Karanganyar Dibanjiri Kritik, Gubernur Jateng Kalem Jawab Begini
Nasional

Menurut Plt Kepala Badan Keuangan (BKD) Kabupaten Karanganyar, Narimo, Jeep Wrangler Rubicon seharga hampir Rp 2 miliar dipilih sebagai mobil dinas karena kondisi geografis.

WowKeren - Mobil dinas (mobdin) baru yang akan didapat oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, diketahui menuai kontroversi. Pasalnya, mobil Jeep Wrangler Rubicon yang akan datang pada akhir bulan Desember 2019 tersebut memiliki harga nyaris Rp 2 miliar.

Alasan pemilihan Rubicon sebagai mobdin Bupati rupanya terkait dengan kondisi geografis Kabupaten Karanganyar. Karena terletak di lereng Gunung Lawu, banyak daerah di Karanganyar yang harus ditempuh lewat tanjakan dan turunan tajam.


"Kalau mobil ini kan jenisnya cocok untuk kondisi Karanganyar. Banyak pegunungan dan daerah yang terjal," tutur Plt Kepala Badan Keuangan (BKD) Kabupaten Karanganyar, Narimo, dilansir detikcom pada Rabu (4/12). "Nanti mobil ditaruh di pool. Kalau ada tamu bisa dipakai."

Mobdin mewah ini lantas dibanjiri kritik dari sejumlah pihak, salah satunya datang dari peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Zaenur Rohman. Ia menilai bahwa pejabat negara tak patut bermewah-mewah dengan anggaran rakyat. Ia juga mempertanyakan medan terjal yang dijadikan alasan pemilihan mobdin Rubicon.

"Para ASN harusnya diberi contoh pola hidup yang sederhana dengan prinsip melayani. Nah, menurut saya, ini satu keteladanan yang kurang baik, satu contoh yang kurang baik begitu, kurang bisa memberi teladan hidup sederhana kepada bawahan," terang Zaenur. "Nah, kalau medan di daerah tersebut sulit untuk dijangkau dengan transportasi yang biasa, artinya di daerah tersebut infrastrukturnya justru yang harus ditingkatkan. Bukan justru pejabat daerahnya menggunakan mobil yang mewah seperti itu."

Polemik tentang mobdin Rubicon Bupati Karanganyar pun telah sampai ke telinga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Menariknya, Ganjar justru memberikan tanggapan santai.

Ganjar tidak mempersoalkan mobdin mewah tersebut, selama anggarannya memang tersedia. "Ya enggak apa-apa, kalau keuangannya mampu," tutur Ganjar dilansir Okezone pada Jumat (6/12).

Menurut Ganjar, pembelian mobdin mewah yang dilakukan Bupati Karanganyar tersebut tidak melanggar aturan. Meski sang Bupati sebelumnya sudah memiliki mobdin Toyota Fortuner.

"Aturannya juga membolehkan," terang Ganjar. "Kalau mau menggunakan mobil dinas baru Jeep Rubicon."

Kala disinggung bahwa mobdinnya kalah bagus dengan milik Bupati Karanganyar, Ganjar hanya tersenyum. "Halah provokator," pungkas Ganjar sambil tertawa.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts