Soal Jubir Khusus Gerindra, Fadli Zon Duga Ada Orang 'Dekat' Pemerintah
Nasional

Nama Fadli Zon tak terdapat dalam daftar juru bicara khusus Partai Gerindra. Meski mengaku tak bermasalah dengan hal itu, Waketum Gerindra itu menduga jika jubir khusus yang ditunjuk adalah orang yang 'dekat' dengan pemerintah.

WowKeren - Nama Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon diketahui tak ada dalam daftar juru bicara khusus yang ditunjuk oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Meski begitu Fadli mengaku tak masalah.

Namun, Fadli menduga jika orang-orang yang ditunjuk sebagai jubir khusus tersebut adalah orang-orang yang dekat dengan lingkaran penguasa. Pasalnya, selama ini kata Fadli tidak ada istilah juru bicara di Partai Gerindra.

"Tapi saya juga belum lihat apa yang dimaksud dengan juru bicara khusus," ujar Fadli dilansir Detikcom, Jumat (6/12). "Tapi dugaan saya ini terkait dengan karena Gerindra posisi, tentu dicari orang-orang yang terkait dengan penguasa, dengan kekuasaan, dengan pemerintah, gitu."

"Ya, tentu orang-orang itu yang memang selama ini selalu membawa Gerindra kepada pemerintahan yang sekarang ini," sambungnya. "Saya kira nggak masalah, bagus-bagus saja. Yang penting kan betul-betul menyuarakan."


Ia kemudian menjelaskan, sejak Partai Gerindra berdiri, dirinya adalah juru bicara rakyat. Bahkan dirinya juga menambahkan jika loyalitas yang diberikannya adalah untuk rakyat bukan partai.

"Karena saya merasa bukan juru bicara partai. Saya juru bicara rakyat, partai ini kan cuma alat. Sebenarnya loyalitas dan komitmen kita ya pada rakyat, apalagi saya sudah dipilih oleh 230 ribuan rakyat," paparnya.

Ia menambahkan jika dirinya tak berminat meskipun nantinya akan ditunjuk sebagai juru bicara partai oleh Ketum Gerindra Prabowo. "Saya juga tidak berminat tuh menjadi jubir partai. Karena selama ini saya sudah terlalu lama gitu, sejak partai berdiri, saya sampai selalu bicara," ungkapnya. "Dan bicara saya itu selalu mewakili rakyat. Dan saya juga tidak pernah mengklaim sebagai jubir partai. Sejak kapan ada?"

Sementara itu, untuk penunjukkan dirinya sebagai juru bicara partai tidak perlu dibesar-besarkan. Ia menegaskan dirinya akan tetap bicara mewakili Partai Gerindra.

"Ya bisa sajalah, saya kan Wakil Ketua Umum dan saya juga anggota DPR dari Gerindra, apa urusannya?," tegasnya. "Ya kan Gerindra ini kan partai yang resmi dan saya bukan hanya pendiri, saya juga penggagas malah. Jadi nggak ada masalah saya kira. Nggak perlu diperbesar."

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait