Karirnya Terancam Usai Dituding Lakukan Pelecehan Seksual, Kim Gun Mo Resmi Lapor Polisi
Selebriti

Kim Gun Mo diputuskan untuk tak lagi tampil di program 'My Ugly Duckling' usai mendapatkan tudingan pelecehan sesksual. Akhirnya, ia pun resmi melaporkan ke polisi karena pencemaran nama baiknya.

WowKeren - Kim Gun Mo saat ini tengah menjadi perbincangan warga Korea Selatan. Pasalnya, penyanyi veteran yang kini banyak mengisi acara televisi itu dikabarkan telah melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap seorang wanita.

Menyusul kabar tersebut, salah satu program televisi yang dibawakan Kim Gun Mo yakni "My Ugly Duckling" pun menyatakan bahwa mereka tidak akan lagi menghadirkan Kim Gun Mo di dalam siarannya. Hal ini karena banyak masyarakat yang tidak nyaman melihat penyanyi kelahiran 1968 itu di tengah kabar tak sedap ini.

Mengatahui karir artisnya terancam, agensi Kim Gun Mo pun tak menunggu waktu lama lagi untuk melakukan tindakan tegas. Hari ini, Jumat (13/12) pihak agensi mengabarkan bahwa Kim Gun Mo telah resmi melaporkan segala tuduhan tersebut karena telah mencemarkan nama baiknya.


Hal tersebut diungkapkan oleh pihak agensi melalui surat pernyataan yang baru saja dirilisnya. Dalam pernyataan tersebut, diketahui bahwa Kim Gun Mo melaporkan reporter Kim Yong Ho yang melaporkan dugaan tindakan pelecehan seksualnya.

"Hari ini, ia mengajukan pengaduan pidana di Kantor Polisi Gangnam terhadap Kim atas tuduhan palsu dan pelanggaran Undang-Undang tentang Promosi Informasi dan Pemanfaatan Jaringan Komunikasi dan Perlindungan Informasi, dan lain-lain," tulis agensi. "Setelah ia menyebarkan kebohongan dalam siaran YouTube, melukai reputasi Kim Gun Mo, dan mengajukan pengaduan pidana berdasarkan informasi palsu ke Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul."

Pihak agensi yakin bahwa kesaksian korban pelecehan seksual tersebut adalah palsu. Mereka menganggap bahwa korban yang dijuluki sebagai "A" tersebut mengarang kebohongan sambil bertindak seolah-olah dia telah mengumpulkan keberanian untuk mengungkap kebenaran.

Meskipun begitu, agensi Kim Gun Mo memahami bahwa gerakan "Me Too" (gerakan melawan pelecehan seksual) harus dilindungi. Akan tetapi, "Me Too" yang salah menurut mereka juga harus dihilangkan. "Kasus nyata 'Me Too' harus dilindungi, tetapi 'Me Too' salah yang disamarkan sebagai 'Me too,' serta 'Me Too phishing' harus dihilangkan," tulis agensi yang dilansir dari Soompi pada Jumat (13/12).

(wk/aros)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait