Garo Sero Institute kembali membagikan video yang memperkuat dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Kim Gun Mo. Wanita itu pun mengaku menjadi korban pelecehan seksual penyanyi itu.
- Anis Rosella Pitaloka
- Rabu, 18 Desember 2019 - 10:17 WIB
WowKeren - Belum lama ini, penyanyi senior Kim Gun Mo mendapatkan tuduhan pelecehan seksual dari kanal YouTube Garo Sero Institute. Akan tetapi, Kim Gun Mo membantah hal tersebut dan akan melaporkan pihak yang menyebarkan kabar tersebut melalui agensinya.
Namun, baru-baru ini tudingan terhadap pelecehan seksual yang dilakukan oleh Kim Gun Mo pun semakin menguat. Hal ini karena Garo Seo Institute baru saja membagikan siaran terbarunya yang menghadirkan saksi lain mengenai pelecehan seksual tersebut. Dalam siaran tersebut, wanita itu mengaku bahwa ia adalah korban pelecehan seksual Kim Gun Mo juga. Ia pun menceritakan pengalamannya saat mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh dari mantan pembawa acara "My Ugly Duckling" itu.
Wanita tersebut mengaku bahwa Kim Gun Mo mengundangnya ke studio. Dia menyatakan bahwa peristiwa ini terjadi ketika hanya Kim Gun Mo dengan dirinya di tempat itu sebab orang-orang lain yang juga hadir telah pergi.
“Ada sofa di sebelah keyboard listrik. Dia berbaring di sofa dan menunjukkan alat kelaminnya kepadaku," ungkap wanita itu yang dilansir Soompi pada Selasa (17/12)."Saya tidak tahu apakah itu karena dia tidak mempercayai wanita atau karena saya adalah wanita yang bekerja di bar, tetapi dia terus bertanya kepada saya, 'Apakah kamu menyukai saya?',"ungkapnya.
"Dia tidak melepas celananya, dia membuka ritsleting atau membuka kancing celananya," lanjut wanita itu bercerita. "Dia menunjukkan miliknya itu kepada saya, dan saya ingat itu sangat kecil," ungkapnya.
Pengacara Kang Yong Suk mengatakan bahwa wanita tersebut adalah saksi ketiga atas pelecehan seksual Kim Gun Mo. Menurutnya, wanita ini bekerja di tempat yang berbeda dengan korban sebelumnya. Meskipun mendapatkan perlakuan tersebut, namun wanita ini tak berniat untuk melaporkan Kim Gun Mo.
Menurut Kang Yong Suk, wanita tersebut hanya ingin membantu korban "A" yang pertama kali melaporkan kejadian itu. "Dia memutuskan untuk memberikan kesaksiannya karena dia memahami situasi korban serangan seksual tersebut dengan sangat baik," ujarnya.
(wk/aros)