Anggota Komisi I DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu, tak sadarkan diri dalam penerbangan menuju Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Kamis (19/12).
- Bertilia Puteri
- Kamis, 19 Desember 2019 - 12:38 WIB
WowKeren - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu tak sadarkan diri dalam penerbangan ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Kamis (19/12) hari ini. Kala itu, Adian hendak melakukan kunjungan kerja Komisi I DPR untuk bertemu dengan Gubernur Kalimantan Tengah.
"Iya si Adian Napitupulu," terang rekan Adian di Komisi I DPR, Syaifullah Tamliha, dilansir detikcom pada Kamis (19/12). "Bukan pingsan lagi, tidak sadar diri sampai sekarang."
Kala itu, Tamliha memang ikut dalam kunker bersama Adian. Ia menjelaskan bahwa Adian telah mendapat penanganan pertama di RSI PKU Muhammadiyah Palangka Raya.
"(Adian Napitupulu pingsan) dalam pesawat. Sekarang di RS Muhammadiyah karena ada dokter jantung," jelas Tamliha. "Dia (Adian) di belakang. Untung ada dokter itu, salah seorang tenaga medis. Kayaknya bisa diinfus kemudian dikasih oksigen, dipasang oksigen dan pesawat mempercepat kecepatannya sehingga diumumkan (dipercepat)."
Menurut Tamliha, rombongan Komisi I DPR berangkat ke Palangka Raya sekitar pukul 05.10 WIB. Adian pun disebut kolaps sekitar 30 menit setelah penerbangan.
"Berangkat kan naik pesawat tektok tadi jam 05.10 WIB terbangnya," ungkap Tamliha. "Kurang lebih setengah jam setelahnya (kejadian)."
Hal senada pun disampaikan oleh rekan satu partai Adian, Eva Kusuma Sundari. Politisi PDIP tersebut menduga Adian kolaps akibat serangan jantung.
"Iya, benar infonya, konfirm kabar tersebut, ini juga ramai di grup WA (WhatsApp)," tutur Eva dilansir Liputan6.com. "Dia sudah pakai ring di jantung. Kebanyakan ngerokok."
Teranyar, Adian dipindahkan dari RS Muhammadiyah menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Doris Sylvanus. Menurut Direktur RSUD, Yayu Indriaty, kondisi Adian mulai membaik.
"Kondisi beliau normal, baik tekanan darah maupun lainnya," pungkas Yayu dilansir Antara. "Saat ini tim terus melakukan pemantauan, termasuk memberikan obat yang diperlukan."
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, pun mengatakan bahwa Adian sudah dapat diajak berkomunikasi. "Alhamdulillah sudah bisa interaksi dan beliau sempat telepon dengan istrinya. Sudah sadar dan mudah-mudahan segera membaik kondisinya. Kedatangan beliau dalam rangka kunjungan kerja Komisi I DPR RI ke Kalteng, baik ke pemda dan sejumlah tempat lain. Agenda kunker tetap lanjut," ujar Sugianto usai menjenguk Adian.
(wk/Bert)