Peringati 15 Tahun Tsunami Aceh, Kepala BNPB Tegaskan Bencana Alam Bukan Hukuman dari Tuhan
Nasional

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo menegaskan bahwa bencana alam bukan kutukan dari tuhan melainkan adalah kejadian alam yang berulang.

WowKeren - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo menegaskan bahwa bencana alam yang terjadi bukan merupakan bentuk hukuman dari Tuhan Yang Maha Esa. Hal tersebut disampaikan olehnya saat menghadiri peringatan 15 tahun tsunami di Sligi, Aceh.

Tidak benar jika dikatakan bahwa bencana alam merupakan kutukan dari Tuhan. Sebaliknya, bencana alam adalah kejadian yang berulang. "Keyakinan saya ini datang dari apa yang terekam di Gua Ek Leuntie, Aceh Besar," ujar Doni, Kamis (26/12).

Yang mana, hal tersebut perlu disikapi dengan siaga untuk meminimalisir jatuhnya korban."Ini bukan hukuman apalagi kutukan. Tetapi adalah bencana alam yang perlu disikapi dengan sikap siaga agar tidak jatuh korban," ujar Doni.

Gua Ek Leuntie merupakan tempat yang merekam tsunami purba yang pernah terjadi di Aceh sebelumnya. Setidaknya ada 14 kali gempa dan tsunami besar yang melanda Aceh sejak 7.500 tahun silam.


Doni mengatakan, peletakan batu pertama pembangunan Geopark Gua Ek Leuntie di Aceh Besar dibuat sebagai upaya memberitahu kepada dunia, bahwa bencana alam bukanlah hukuman dari Tuhan. Begitu juga dengan kejadian gempa dan tsunami di Aceh.

Oleh sebab itu, ia menekankan agar umat manusia terus memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian alam. Sebaliknya, alam yang terjaga dengan baik dampaknya juga akan kembali ke manusia. Tak kalah penting, adalah untuk mengedukasi masyarakat agar selalu siaga dengan kemungkinan-kemungkinan bencana yang akan terjadi.

"Bencana alam yang perlu disikapi dengan sikap siaga untuk tidak jatuh korban," lanjut Doni. "Kita harus jaga alam, dan alam akan jaga kita. Paling penting adalah bagaimana masyarakat diberitahu dan adanya kesungguhan pemerintah dan kita semua untuk memberitahu kepada masyarakat supaya siaga."

Selain itu untuk menumbuhkan kesiapsiagaan masyarakat, Doni juga mengatakan BNPB akan memasyarakatkan Keluarga Tangguh Bencana (Katana) sampai ke desa. "Katana yang diluncurkan di Aceh juga salah satu strategi kita melakukan kesiap-siagaan bencana," ujarnya."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait