Bencana Banjir, MUI Minta Warga Tak Saling Hujat Dan Menyalahkan
Twitter/RadioElshinta
Nasional
Banjir Jakarta 2020

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta seluruh masyarakat untuk tidak hanya saling menghujat dan menyalahkan satu sama lain terkait adanya bencana banjir.

WowKeren - Curah hujan yang deras telah mengguyur sejumlah wilayah yang ada di Indonesia. Bahkan, beberapa daerah di Indonesia turut terkena bencana banjir yang cukup parah sehingga menimbulkan kerugiaan yang begitu besar.

Pembicaraan seputar banjir juga turut mewarnai media sosial dalam beberapa hari terakhir ini. Banyak masyarakat yang terlihat saling mengeluarkan opini mereka seputar banjir. Sebagian menyalahkan pemerintah yang dinilai tidak mampu menanggulangi masalah banjir dan beberapa lagi menyalahkan masyarakat yang kerap membuang sampah sembarangan.

Perdebatan ini akhirnya membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat berbicara. MUI mengingatkan masyarakat untuk tidak saling menyalahkan ataupun saling menghujat satu sama lain.

MUI meminta agar masyarakat dapat menghadapi bencana banjir ini secara bersama-sama. Menurut MUI, bencana banjir merupakan hal yang kompleks sehingga tidak dapat hanya menyalahkan sepihak saja.

"MUI mengimbau agar dalam menghadapi masalah dan musibah ini kita jangan saling menggugat dan atau saling menyalahkan atau hanya menyalahkan kepada salah satu pihak," kata Sekjen MUI Anwar Abbas dalam keterangannya, Kamis (2/1). "Terlebih masalah ini sangat kompleks dan membutuhkan pendekatan yang holistik dan kerja sama dari banyak pihak."


Selain itu, MUI juga mendesak pemerintah agar segera mencari solusi untuk menanggulangi permasalahan banjir. Diharapkan, solusi tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang sehingga di masa mendatang banjir tidak kembali terjadi di Indonesia.

"MUI mengimbau kepada pihak yang terkait, terutama pemerintah Jabar, Banten, dan DKI Jakarta serta pemerintah pusat untuk bisa duduk bersama mencari solusi yang lebih baik," ujar Anwar. "Sehingga di tahun-tahun mendatang, meskipun hujan turun dengan deras, banjir tidak seperti yang ada sekarang."

Terakhir, MUI menekankan pentingnya bergotong royong untuk membantu korban bencana banjir. MUI juga berharap agar seluruh warga terdampak banjir dapat terus tabah dan sabar dalam menghadapi bencana tersebut.

"Banjir tahun ini benar-benar dahsyat, sehingga mendatangkan kerugian yang cukup besar," ungkap Anwar. "MUI mengimbau masyarakat yang ditimpa oleh musibah supaya tetap tabah dan sabar dalam menghadapi ujian ini."

"Mudah-mudahan dengan demikian Allah SWT akan mengganti semua kerugian yang didapat dengan yang lebih baik lagi," sambungnya. "Dan kepada masyarakat diimbau untuk bisa mengulurkan tangan serta membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan agar beban material dan kejiwaan yang mereka pikul menjadi lebih ringan."

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts