Digugat Kedai Kopi di Purwokerto Hingga Rp 1,12 Miliar, Begini Respon Grab
Nasional

Baru-baru ini Grab tengah digugat oleh seorang pemilik kedai Kopigrafi sebanyak Rp 1,12 miliar lantaran kesalahan menu yang ditampilkan dalam layanan GrabFood. Merespon hal tersebut, Grab memberi penjelasan demikian.

WowKeren - Pemilik kedai kopi Kopigrafi, Widhiantoro, Purwokerto, Kabupaten Banyumas diketahui melaporkan pihak Grab Indonesia sebesar Rp 1,12 miliar pada 26 Desember 2019 lali. Hal ini bermula karena kesalahan menu yang ditampilkan dalam layanan GrabFood.

"Ada order ke salah satu driver datang ke warung saya. Dia dapat pesanan dari customer sate babi, kebetulan saya lagi di warung, diterima kasir," ujar Widhiantoro, Jumat (27/12) lalu. "Karyawan saya kaget, menanyakan ke saya, 'Pak ini ada order sate babi', padahal kami enggak jual."

Sejak munculnya pesanan sate babi di akun fiktif yang memiliki nama sama, omzet kedai kopi Kopigrafi menurun drastis hingga 50 persen. Hal ini yang melatar belakangi gugatan tersebut.


Merespon hal tersebut, Manajemen Grab menyebut segera menindaklanjuti laporan dengan menjalin komunikasi langsung dengan pihak Kopigrafi untuk menurunkan seluruh materi terkait Kopigrafi di GrabFood. Head of Marketing GrabFood Indonesia Hadi Surya Koe menjelaskan pihaknya mengambil langkah-langkah yang diperlukan terkait somasi yang diajukan pihak kedai Kopigrafi, termasuk bertemu langsung dengan pemilik kedai Kopigrafi untuk meminta maaf dan memberikan tanggapan tertulis atas somasi.

"Namun kami sangat terkejut dengan adanya informasi gugatan yang diajukan kedai Kopigrafi ke Pengadilan Negeri Purwokerto," ujar Hadi, Kamis (2/1). "Grab menghormati keputusan pemilik kedai untuk menempuh jalur hukum serta proses hukum yang akan berlangsung."

Lebih lanjut ia mengungkapkan jika belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait gugatan tersebut karena baru memperoleh informasi adanya gugatan kepada pihak Grab melalui media massa dan sampai saat ini kami belum menerima relaas (panggilan dari pengadilan) maupun salinan gugatan yang diajukan kedai Kopigrafi.

Meski begitu, Grab senantiasa berupaya menjaga kualitas layanan dan terus meningkatkan aspek kepercayaan dan keamanan terkait Grab dan para pengguna layanan GrabFood. "Kami berupaya agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari dan akan meningkatkan pengawasan kami terhadap setiap informasi yang ditayangkan dalam aplikasi kami," tutupnya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait