Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai kesiapan ibu kota dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir relatif baik. Sebab menurutnya, hanya 15 persen wilayah yang terdampak.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 06 Januari 2020 - 20:59 WIB
WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa hanya ada sekitar 15 persen saja wilayah ibu kota yang terendam banjir pada Rabu (1/1) lalu. Ia pun menyebut bahwa Pemprov DKI telah memiliki kesiapan yang baik untuk mengantisipasi datangnya hujan yang berpotensi menyebabkan banjir.
Dengan kata lain, ia mengklaim bahwa 85 persen sisanya masih dalam kondisi aman. "Alhamdulillah 85 persen wilayah Jakarta aman dan 15 persen yang terdampak," kata Anies dilansir Antara, Senin (6/1).
Tak hanya itu, menurutnya, wilayah yang terendam banjir dengan ketinggian 1,5 meter jumlahnya hanya ada sekitar satu persen. Dengan kata lain, tingkat kesiapan ibu kota relatif baik dalam mengantisipasi bencana tersebut. "Artinya secara sistem, kesiapan Jakarta baik," ucapnya.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi akan terjadinya cuaca buruk di Jakarta dalam sepekan sejak hujan lebat tanggal 31 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020. Untuk itu, Pemprov DKI tengah mengantisipasi terjadinya banjir susulan.
Selama ini untuk mengantisipasi banjir di ibu kota, Pemprov mengandalkan mesin pompa. "Seperti juga kemarin, ketika hujan lebat tanggal 31 Desember 2019 dan 1 Januari 2020, maka semua rumah pompa itu berfungsi," lanjut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.
Banjir yang terjadi di Jakarta sukses menjadi sorotan berbagi pihak. Salah satunya adalah mantan politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang juga ikut berkomentar terkait bencana banjir ibu kota.
Ruhut menyoroti sikap Anies dalam menanggulangi banjir di Jakarta. Menurutnya, Anies terlalu banyak memberikan penjelasan mengenai banjir yang justru membuat warganya bingung.
"Rakyat Jakarta makin Stresssssssss mendengar Komentar2 Gubernur yang membingungkan menjelaskan Persoalan Banjir Jakarta," cuit Ruhut di Twitter pada Minggu (5/1). "Sudahlah nggak usah Ngebacot yg hanya untuk membela diri Rakyat Jakarta Cerdas sekarang menyesal memilih Gubernur yang hanya bermodalkan Bersilat Lidah MERDEKA"
(wk/zodi)