Reynhard Sinaga Jadi Predator di Inggris, Indonesia Ikut Selidiki Jejak
Nasional

Atas seluruh kejahatannya, pihak Inggris bahkan menjuluki Reynhard sebagai pemerkosa terburuk yang pernah ada. Kekinian pihak kepolisian Indonesia pun ikut menyelidiki jejak Reynhard.

WowKeren - Kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh WNI Reynhard Sinaga di Manchester, Inggris masih menjadi pembicaraan panas. Tak hanya karena media setempat menjuluki kasusnya sebagai yang terburuk di dunia, juga hukuman yang ia terima cukup membuat publik terhenyak.

Sebagai pengingat, Pengadilan Manchester menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap Reynhard. Yang membuat publik makin tertarik mendalami kasus ini, karena baik Reynhard maupun keluarganya tak banyak bereaksi soal hukuman tersebut.

"Kami menerima putusan. Hukumannya sesuai dengan kejahatannya (Reynhard Sinaga)," kata Saibun Sinaga, ayah Reynhard, seperti dilansir dari laman BBC, Rabu (8/1). "Saya tidak ingin membahas kasus ini lebih jauh."

Menanggapi hal tersebut, polisi Indonesia tampaknya tak ingin ketinggalan momen. Polresta Metro Depok mengaku siap menyusuri jejak bila Reynhard juga melakukan kejahatan serupa di Kota Belimbing.


Kapolresta Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, mengaku belum menerima laporan terkait catatan kriminal Reynhard di wilayah hukum Indonesia. Dugaan maupun indikasi pun hanya sebatas asumsi. Oleh karena itu pihak kepolisian hanya mengumpulkan data dan informasi saja.

"Belum (menggeledah rumah Reynhard)," ujar Azis, dilansir dari Suara pada Jumat (10/1). "Kita sementara kumpul-kumpul data dan informasi saja dulu."

Azis juga meyakinkan belum ada laporan yang diterima pihaknya soal potensi korban Reynhard di Depok. Kendati demikian, penyelidikan akan terus dilakukan demi mengantisipasi berbagai kemungkinan. "Kita masih proses penyelidikan kasus ini," ujarnya.

Di sisi lain, baru-baru ini korban terakhir Reynhard berkenan membagikan kisah pahitnya ke media. Dikutip dari Daily Mail, sang korban ternyata harus mengalami dahulu pahitnya "sudah jatuh tertimpa tangga pula".

Pasalnya sang korban harus merasakan dahulu dinginnya bilik sel kepolisian lantaran telah memukul Reynhard sampai pendarahan otak. Padahal hal itu ia lakukan demi melindungi diri. Namun pahitnya pengalaman itu menjadikannya "pahlawan" dalam mengungkap seluruh jejak kejahatan Reynhard.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts