Aisyahrani serta anggota keluarga Syahrini lainnya sempat menunaikan ibadah sholat disela-sela liburan di Jepang. Namun penampilan Aisyahrani ketika sholat tak urung menuai sorotan netter.
- Ria Susilo Wardhani
- Sabtu, 11 Januari 2020 - 09:24 WIB
WowKeren - Syahrini dikenal selalu mengedepankan agama. Bahkan ia mengklaim puasa dan sholat 40 hari nonstop sebelum menikahi Reino Barack.
"Aku berkomunikasi terus dengan mama kepada Allah melalui sholat istikharah, terus 40 hari non stop. Aku tidak pernah lepas puasa, karena aku akan menikah, aku akan dilamar, aku akan hadapi kehidupan di luar panggung, di luar profesiku," kata Syahrini. "Jadi aku betul-betul tirakatnya itu luar biasa kepada Allah, berkomunikasi terus dengan mama, direct berdua dengan Allah setiap malam."
Reino juga mengungkap perubahan dirinya setelah menikah dengan Syahrini. Tak cuma jadi lebih luwes, Reino mengaku rajin beribadah karena terilhami Syahrini.
"Kalau ibadah saya (menjadi) lebih baik karena menikah, temukanlah saya dengan jodoh saya. Kenapa saya tiba-tiba nikah ya karena sesuai dengan do'a saya, saya minta apabila orang ini, Fatimah Syahrini Jaelani adalah jodoh saya, maka dekatkan. Kalau bukan, jauhkan," kata Reino. "Pokoknya menikah sama Syahrini itu kayak sebuah panggilan, doa yang terkabulkan dalam waktu yang sangat singkat, keiburumahtanggaannya kental."
Bukan cuma Syahrini, manajer sekaligus sang adik, Aisyahrani, juga taat beribadah. Ibunda Raja dan Ratu itu bahkan lebih dulu hijrah dan berhijab.
Saat sedang liburan, Aisyahrani alias Rani juga tak meninggalkan sholat. Salah satu kenalan bernama Dewi sempat mengunggah momen ketika Rani sedang khusyuk sholat ditengah-tengah liburan keluarga di Jepang. Rani tak memakai mukena namun berbusana serba tertutup. Ia juga menggunakan jaket sebagai ganti sajadah.
"Masya Allah... Salut pisan sama manajer petir @syh55," kata Dewi. Selain Rani, anggota keluarga lainnya juga ikut beribadah. Ibunda Syahrini, Wati, juga menyempatkan diri untuk sholat.
"MasyaAllah luar biasa, ayah ridwanzaelani77 pasti bahagia nak," seru Dewi kala mengomentari keponakan Syahrini sekaligus anak dari mendiang kakak dari Syahrini, Ridwan Zaelani yang ikut liburan. "Mama Cetar, semoga Allah beri kesehatan dan kebahagiaan lahir batin untuk mendampingi anak cucu Amin YRA."
Sayangnya momen keluarga Syahrini sholat malah menuai perdebatan. "Mama aku kalo lg travelling dan di public are,sholatnya cukup duduk.Sholat bukan utk diperlihatkan Cukup Allah dan pelakunya aja yg tau.Demikian jg kalo sedang dalam perjalanan.Tapi,itu kan keluarga hartes dan sultan fafan atas genteng,mama Ami sama Tieta gt juga ga ya....oooo mungkin kalah tajir sama bude...ya ya ya..paham paham paham," kata netter. "Di tokyo,jepang tmpt seperti itu bnyk mushola dan biasa kan bawa mukenah unk d pakai,unk sholat sepatu copot dulu ,biar apa pake sapatu gitu," kata netter.
Terkait sholat tanpa mukena, Ustadz Abdul Somad sempat berceramah tentang hal serupa. Jika hanya memakai hijab, UAS menganjurkan agar bagian tangan tetap tertutup.
"Orang perempuan yang tampak tangannya, batallah sholatnya. Harus diulang. Jamaah bertanya, 'Tapi orang India cuma pakai sari', jangan tiru sholat orang awam. Makanya ulama kita sudah paling bagus," kata UAS. "Pakai jilbab yang ukuran besar agar tak tampak tangannya. Ini bukan kata saya, tapi fatwa ulama."
Sementara itu, hukum Islam tak melarang seseorang sholat memakai sepatu dan sandal. Namun ada beberapa syarat terkait hal itu.
"Bolehkah sholat memakai sepatu atau sandal tidak dilepas, boleh," kata Ustadz Dr. Firanda Andirja, MA via Channel YouTube Kebumen Mengaji. "Makanya di jaman Nabi SAW, hukumnya Sunnah sholat pakai sepatu. Karena masjidnya dulu terbuat dari tanah, tidak ada sajadah. Dan kalau sepatunya benar-benar bersih, tidak ada masalah. Tidak menginjak karpet masjid, jadi sholatnya di tanah."
Sejumlah hadis juga tak melarang asalkan sepatu atau sandal yang dipakai benar-benar bersih. "Dari Abi Sa'id Al Khudri berkata bahwasanya Rasulullah SAWshalat kemudian melepas sandalnya dan orang-orang pun ikut melepas sandal mereka, ketika selesai beliau bertanya: "Kenapa kalian melepas sandal kalian?" mereka menjawab, "Wahai Rasulullah, kami melihat engkau melepas sandal maka kami juga melepas sandal kami, " beliau bersabda: "Sesungguhnya Jibril menemuiku dan mengabarkan bahwa ada kotoran di kedua sandalku, maka jika di antara kalian mendatangi masjid hendaknya ia membalik sandalnya lalu melihat apakah ada kotorannya, jika ia melihatnya maka hendaklah ia gosokkan kotoran itu ke tanah, setelah itu hendaknya ia shalat dengan mengenakan keduanya. (HR. Ahmad)," demikian kata salah satu hadis.
(wk/riaw)