Untuk itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau agar seluruh masyarakat tetap hati-hati dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di sekitar tempat tinggalnya.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 16 Januari 2020 - 10:55 WIB
WowKeren - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau agar seluruh masyarakat hati-hati dan waspada terhadap cuaca yang ekstrem. Sebab pada dasarnya, semua wilayah di Indonesia rawan mengalami cuaca ekstrem.
"Pada dasarnya semua wilayah Indonesia rawan dan terdampak cuaca ekstrem," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo dilansir Okezone, Kamis (16/1). Ia mengungkapkan bahwa dampak hujan lebat di Indonesia terjadi antara tanggal 12 hingga 13 Januari.
Adapun wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat berdasarkan peta prakiraan adalah Sumatera Barat, Jambi dan Bengkulu, dan Sumatera Selatan, Banten, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Barat dan Papua. Kesemua wilayah itu berstatus waspada kecuali Sulawesi Selatan yang berstatus siaga.
Sementara itu, hujan kilat juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. "Sementara wilayah potensi hujan yang disertai kilat periode 15–18 Januari terjadi di Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua," bebernya.
Tak hanya hujan lebat maupun hujan kilat, cuaca ekstrem yang harus diwaspadai adalah potensi gelombang laut yang cukup tinggi mencapai lebih dari 2,5 meter. Beberapa wilayah perairan yang berpotensi adalah selatan Jawa Tengah hingga Pulau Sumba, Laut Sawu, selatan Pulau Sawu-Pulau Rote, Samudera Hindia Selatan Jawa hingga NTT dan Laut Natuna Utara.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sempat memprediksi bahwa akan terjadi hujan ekstrem di wilayah Jabodetabek selama 8-12 Januari. Namun, prediksi itu rupanya tidak menjadi kenyataan. Diketahui, cuaca buruk tidak terjadi di Jabodetabek pada 5-12 Januari kemarin, hanya ada hujan berintensitas rendah yang terjadi di sejumlah wilayah.
(wk/zodi)