Dikirimi DM Oleh 'Ratu' Keraton Agung Sejagat, Gubernur Jateng Ganjar: Ya Perasaannya Lucu
Nasional
Fenomena Kerajaan Fiktif

Diketahui, 'Ratu' Keraton Agung Sejagat dipinjami ponsel oleh polisi karena mengaku hendak menghubungi keluarga, namun ia juga menggunakannya untuk mengakses media sosial.

WowKeren - "Ratu" Keraton Agung Sejagat, Fanni Aminadia, diketahui sempat membuat unggahan di media sosial usai ditangkap polisi pada Selasa (14/1). Diketahui, Fanni dipinjami ponsel oleh polisi karena mengaku hendak menghubungi keluarga, namun ia juga menggunakannya untuk mengakses media sosial.

Tak hanya membuat unggahan di Instagram pada Rabu (15/1), Fanni rupanya juga sempat mengirim direct message (DM) kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hal ini telah dibenarkan oleh Ganjar sendiri.


Ganjar mengaku merasa lucu melihat tingkah Fanni. "Ya perasaannya lucu, kan kemarin gagah terus saya lihat di TV nangis," tutur Ganjar dilansir detikcom pada Sabtu (18/1).

Selain itu, Ganjar juga tertawa kala ditanyai soal pesan yang dikirimkan Fanni. Politisi PDIP tersebut tampak kecewa karena balasan pesannya tak direspons kembali oleh Fanni.

"Di DM saya bales, saya sebenarnya ingin tahu motifnya dan kenapa kamu lapor ke saya," jelas Ganjar. "Sayangnya sudah enggak terjawab karena siangnya ditangkap. Ya fade out gitu aja, hilang."

Lebih lanjut, Ganjar mengaku bahwa pihaknya membuka diri apabila ada temuan atau laporan masyarakat lain terkait kerajaan di Jawa Tengah. Laporan tersebut nantinya akan dikaji melalui sisi historis dan akademis.

"Hari ini saya nulis, 'hai masyarakat Jawa Tengah adakah kerajaan di tempatmu? Kalau ada tolong diceritakan'. Artinya kalau ada situs-situs yang resmi dari ilmu pengetahuan bisa diuji oh mungkin kita perlu merawat, melestarikan," terang Ganjar. "Terus saya candain juga barangsiapa mau mendirikan kerajaan baru di Jawa Tengah saya kabari, maksudnya gini lo kalau beneran terus mau nipu kan bahaya. Kalau lucu-lucuan dan pariwisata monggo, kita kan juga seneng."

Meski demikian, Ganjar mengakui bahwa di Jawa Tengah sendiri masih banyak keturunan kerajaan yang dulunya pernah eksis. Oleh sebab itu, ia meminta warga untuk waspada dan berhati-hati pada modus penipuan.

"Bukan, sebenarnya kita punya (kerajaan) yang beneran. Silsilahnya ada tapi kan mereka tidak menipu, tidak meminta duit, tidak mengancam, tidak mengklaim pentagon punya mereka, bener ya biarkan," pungkas Ganjar. "Terutama yang di Blora memang menurut warga Blora ada, bener ada sejarahnya, enggak apa-apa kalau nguri-uri. Di Demak juga ada, di Kendal juga ada, banyak sebenarnya."

Sementara itu, dalam curhatannya di Instagram, Fanni "Sang Ratu" sempat mengaku dituding sebagai penyebar hoaks hingga diperlakukan bak teroris. Selain itu, Fanni juga meminta agar Ganjar memerintahkan jajarannya supaya tak mempolitisir kasus penangkapan Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat.

You can share this post!

Related Posts