Presiden PKS Sohibul Iman sempat menyindir partai Gerindra soal pengumuman calon Wagub DKI Jakarta yang akan mendampingi Anies Baswedan. Sohibul menyinggung bahwa partainya tidak sembarangan bertindak grasak-grusuk.
- Nidya Putri
- Selasa, 21 Januari 2020 - 10:47 WIB
WowKeren - "Gesekan" yang terjadi antara partai Gerindra dan PKS untuk memutuskan calon pengisi kursi DKI 2 memanas. Pasalnya, PKS DKI Jakarta menyatakan belum mendapat pemberitahuan soal pengumuman calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta oleh Gerindra yang diumumkan Senin (20/1).
PKS sendiri bahkan tak hadir dalam acara tersebut. Ketidak hadiran tersebut diakui oleh Presiden PKS Sohibul Iman. Ia bahkan menyebutkan jika partainya tak grasak-grusuk dan taat dengan asas.
"Jadi saya sampaikan PKS sudah menyiapkan nama kader dari PKS yang mau dicalonkan. Yang kedua PKS sudah berkomitmen untuk mengambil satu dari empat yang diusulkan Gerindra," kata Sohibul di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (20/1). "Nah tentu kan ada proses, sampai proses itu selesai dan dimasukkan ke dalam amplop dan diberikan kepada Gubernur, di situ lah PKS akan mengumumkan."
Tak sampai di situ, Sohibul juga turut menyinggung soal pengumuman Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto yang diusung sebagai cawagub DKI dari PKS. Ketika itu, PKS mengumumkan dua kadernya itu ketika sudah resmi sampai di tangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Jadi PKS ini bukan partai yang grasak-grusuk. Jadi begitulah kita sejatinya, kita pasti sampaikan kepada publik," paparnya. "Tapi PKS taat proses, taat asas. Itu sudah benar-benar final ketika sudah masuk amplop dan diserahkan kepada Gubernur. Di situ kita baru akan mengumumkan."
Sementara itu, Partai Gerindra telah mengumumkan 2 nama calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang bakal mendampingi Anies Baswedan. Kedua nama tersebut adalah Nurmansyah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra.
Meski begitu, Sohibul enggan berkomentar terkait dua nama yang sudah diumumkan. Dia menyerahkan ke Gerindra. "Saya tidak tahu, kami tidak tahu. Tanya ke mereka, tanya ke mereka aja," balasnya singkat.
(wk/nidy)