Buntut Pembobolan Rekening Ilham Bintang, Kominfo Tegur Indosat
Nasional

Menanggapi teguran itu, Indosat menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap standar operasional prosedur (SOP) untuk memastikan keamanan data pelanggan.

WowKeren - Wartawan senior Ilham Bintang melaporkan pencurian kartu SIM yang juga berujung pada pembobolan uang di rekening bank miliknya ke polisi pada Jumat (17/1). Menurut Ilham, pencurian nomor SIM dan pembobolan rekeningnya berawal dari pertukaran kartu di gerai Indosat yang dilengkapi CCTV.

Peristiwa ini pun mengundang perhatian Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Kominfo menegur Indosat selaku operator tidak menjalankan prosedur penggantian kartu SIM dengan baik. Oleh sebab itu, Kominfo meminta agar Indosat lebih berhati-hati untuk ke depannya.


"Kemarin kami sudah rapat dan sudah memanggil Indosat," kata Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo RI, Ferdinandus Setu dilansir Kompas, Kamis (23/1). "Hasilnya bahwa ada SOP (standar operasional prosedur) yang terlewatkan."

Menanggapi teguran itu, Indosat pun mengatakan akan melakukan evaluasi SOP dalam melakukan registrasi hingga proses pergantian SIM Card. Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh SVP Head Corporate Communications Indosat Ooredoo Turina Farouk.

"Kami berkomitmen mendukung pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap SOP guna memperbaiki bisnis proses pada keamanan data pelanggan," kata Turina dilansir Kumparan, Kamis (23/1). "Indosat Ooredoo akan mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku guna memberikan standar perlindungan tertinggi terhadap data dan privasi pelanggan kami."

Di lain sisi, Indosat juga mendorong agar pelanggannya lebih berhati-hati dengan data pribadi untuk menghindari risiko penyalahgunaan data oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Modus pencurian kartu SIM yang dialami Ilham ini dijelaskan oleh CEO & Chief Digital Forensic Indonesia, Ruby Alamsyah. Menurut Ruby, tindak kejahatan yang dilakukan pelaku adalah "SIM swap fraud", yaitu pergantian kartu SIM secara ilegal sehingga dapat menguasai seluruh akses dari kartu SIM korban.

"Kejahatan 'SIM swap fraud' ini utamanya membobol rekening bank korban lewat aplikasi mobile banking," jelas Ruby dilansir CNN Indonesia, Kamis (23/1). "Kejahatan ini jelas bukan salah petugas operator."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts