Heboh Honorer Bakal 'Dibuang', MenPAN-RB Tjahjo Kumolo Buka Suara
Nasional

Pemerintah berencana menghapuskan tenaga kerja honorer. Sehingga nanti hanya ada 2 status tenaga kerja di lingkup pemerintahan, yakni PNS dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

WowKeren - Beberapa waktu belakangan Indonesia dibuat heboh dengan wacana pemerintah menghapuskan tenaga honorer. Nantinya hanya ada dua macam status pegawai di lingkup pemerintahan, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Wacana ini jelas menimbulkan kontroversi tersendiri. Apalagi menyangkut nasib banyak pegawai honorer seperti guru yang tersebar di berbagai pelosok daerah.


Menanggapinya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo pun angkat bicara. Menurutnya kebijakan ini sudah melewati berbagai tahap kajian, termasuk persiapan dari pemerintah untuk menyejahterakan kaum pegawai honorer.

Salah satunya dengan pemerintah yang melakukan penyaringan tenaga honorer untuk mengikuti tes ulang PNS. "Pemerintah sudah mulai 2018, melakukan penyaringan termasuk tes ulang kembali mana-mana yang bisa memenuhi standar," ujar Tjahjo saat melakukan peluncuran Mall Pelayanan Publik (MPP) di Batang, Jawa Tengah, Kamis (23/1).

Tjahjo pun menegaskan bahwa tenaga honorer tak perlu mengkhawatirkan lebih lanjut soal kebijakan baru ini. Justru melalui kebijakan ini, tenaga honorer bisa melanjutkan pekerjaannya dengan status baru.

Nantinya pun semua tenaga honorer, tanpa terkecuali, akan terkena dampak dari kebijakan baru ini. "Jangan sampai karena usia (disingkirkan), kita juga memperhatikan. Kita sudah komunikasikan," terang Tjahjo, dilansir dari Detik Finance.

Namun demikian, Tjahjo mengaku masih merumuskan kebijakan yang tepat untuk para guru honorer. Di sisi lain, ia juga menegaskan agar kepala daerah tak lagi menerima tenaga kerja honorer.

"Sudah tidak lagi angkat kerja honorer, kecuali ada anggaran (Pemda). Jangan sampai membebani anggaran pusat. Ke depan akan bisa tertata rapi dalam upaya untuk membangun sebuah sistem," ujarnya.

You can share this post!

Related Posts