Dengan tegas Teddy membantah tudingan dugaan pembunuhan berencana terhadap Lina, mantan istri Sule. Soal laporan Rizky, Teddy pun meminta agar ia mencabutnya.
- Diah Candra Trisanti
- Jumat, 31 Januari 2020 - 02:32 WIB
WowKeren - Publik masih dibuat penasaran dengan kematian mantan istri komedian Sule, Lina Zubaedah. Kematian Lina membuat suami keduanya, Teddy, diisukan sengaja melakukan pembunuhan berencana. Ia dituding mengincar harta warisan Lina.
Namun dengan tegas Teddy membantah isu tersebut. Dalam tayangan "Hotman Paris Show" bersama pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, Teddy bahkan membongkar video rekaman CCTV detik-detik kematian Lina.
"Kejadiannya tanggal 4 Januari. Saya ada di rumah, ada banyak orang. Sebelum ke rumah sakit pingsan dan kejang," terang Deddy. "Udah gitu pingsan, saya bawa tabung oksigen. Pas udah beres sholat langsung tergeletak gitu. Saya angkat ke kasur sendiri."
Sesampainya di rumah sakit, tim dokter menyebut Lina sudah tidak bernapas. Teddy sempat emosi usai dokter memberitahu kondisi Lina. Ia merasa sang istri hanya pingsan.
"Waktu itu tidak tanya (penyebab kematian) ke dokter," lanjut Teddy. "Enggak ada (lebam). Masih normal."
Di sisi lain, soal laporan Rizky Febian, Teddy meminta agar ia mencabutnya. Ia hanya bisa pasrah apakah laporan itu dilanjutkan atau tidak.
"Biar almarhum tenang, A Iky mudah-mudahan bisa terima. Ini kematian yang wajar, takdir dari Tuhan," pinta Teddy. "Memang juga saya enggak mau ya sekarang istri tersayang sekarang meninggal cepat, makanya A Iky mohon buat mencabut laporannya itu."
"Belum tahu mau dicabut apa enggaknya, soalnya besok hasil keputusan autopsi diumumkan," ungkap Teddy. "Sudah telat, dulu waktu sebelum autopsi, kalau sekarang udah dipotong-potong almarhumah istri sayanya. Besok diumumkan hasil autopsinya."
Sementara itu, Rizky belum lama ini membuat laporan dengan dugaan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dalam laporan itu, Rizky tidak menyebutkan nama siapa yang dituduhnya.
Teddy pun sudah empat kali diperiksa polisi terkait kematian sang istri. Menanggapi laporan Rizky, ia hanya bisa menerima.
"Enggak ada subjeknya (laporan itu). Siapa yang dituduhnya?" terang Teddy. "Saya diperiksa sama polisi masih sebagai saksi."
"Saya ini yang paling disalahkan, dihujat, saya terima," tambah Teddy. "Pasti Allah punya rencana baik terhadap saya. Saya maafkan mereka yang menuduh saya."
(wk/diah)