Dokter Jelaskan Bagaimana Virus Corona Bisa Renggut Nyawa Seseorang
Nasional

Dr. dr. Erlina Burhan, MSc, SpP(K) dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK-UI RS Persahabatan berbicara mengenai keterkaitan antara imun seseorang dengan virus corona.

WowKeren - Virus corona yang merebak pertama kali di kota Wuhan, Tiongkok, terus merambah ke puluhan negara. Laporan sebelumnya menyebutkan, virus corona jenis baru, 2019-nCoV, telah menjangkiti 5.794 orang dengan 132 kasus kematian. Sehari setelahnya, jumlah ini meningkat drastis dengan adanya 7.000 kasus dan korban jiwa yang mencapai 170 orang.

Meski demikian, case fatility rate virus ini masih tergolong rendah. Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Dr. dr. Erlina Burhan, MSc, SpP(K) dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK-UI RS Persahabatan.

Hal itu disimpulkan dari melihat perbandingan jumlah total kasus orang yang terjangkit dengan orang yang dilaporkan meninggal dunia akibat virus tersebut. Erlina pun menjelaskan bagaimana corona virus bisa menyebabkan pasien yang terinfeksi meninggal.


Dikatakan Erlina, tingkat kekebalan seseorang memainkan peranan penting dalam mendukung pasien tersebut untuk bertahan hidup. Jika virus tersebut menjangkiti seseorang dan berkembang menjadi infeksi saluran pernapasan, maka infeksi ini bisa berkembang lebih jauh ke saluran napas bawah jika orang tersebut memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Pasien yang memiliki daya tahan tubuh lemah, ketika jaringan parunya sudah terinfeksi, maka akan menimbulkan sesak napas.

"Kalau sistem imun orang yang terpapar itu lemah, dari infeksi saluran napas atas bisa berkembang menjadi infeksi saluran napas bawah," kata Erlina di Jakarta, Kamis (30/1). "Artinya, jaringan parunya sudah terinfeksi juga sehingga menimbulkan sesak napas."

Dikatakan Erlina sistem imun yang rendah banyak dijumpai pada orang-orang usia lanjut. Selain imunitas yang rendah, para lanjut usia ini juga pada umumnya memiliki riwayat penyakit tertentu yang bisa memperparah kondisi seseorang setelah terpapar virus corona. Sehingga, tingkat kematian seseorang, dikatakan Erlina, erat kaitannya dengan penyakit penyerta.

"Pasiennya sendiri sudah punya penyakit penyerta lainnya. Biasanya orang tua yang sistem imunnya memang rendah," jelas Erlina. "Sehingga begitu terinfeksi, (kasusnya) menjadi berat dan kalau berat akhirnya gagal napas itu yang bisa menyebabkan meninggal dunia."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait