Ribuan Rumah Subsidi Jokowi Terancam Digusur, Warga Tuntut Keadilan
Nasional

Salah satu perwakilan warga yang rumahnya terancam digusur, Soenan, menyatakan akan menempuh jalur hukum jika diperlukan demi memperjuangkan hak mereka atas lahan dan rumah yang sudah dibeli.

WowKeren - Sejumlah warga Perumahan Green Citayam City, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendesak pemerintah pusat turun tangan memperjuangkan nasib mereka. Pasalnya, ribuan rumah mereka terancam digusur, yang mana rumah tersebut merupakan bagian dari program subsidi Sejuta Rumah dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Salah satu warga setempat, Soenan, menuturkan bahwa para warga akan menempuh jalur hukum jika memang diperlukan. Mereka akan memperjuangkan hak mereka atas legalitas tanah dan bangunan yang dibeli sejak 2015 lalu.

"Pada prinsipnya," kata Soenan, jumat (31/1). "Kami yakin kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Dan, semua warga negara Indonesia berhak menerima keadilan sesuai dengan yang tertuang dalam Pancasila."

Soenan meminta agar ada upaya mediasi dari pemerintah maupun instansi terkait terhadap pihak-pihak yang tengah berseteru. Hal itu untuk menjernihkan masalah sehingga cepat selesai. Lalu untuk proses Akta Jual Beli (AJB), Sertifikat Hak Milik (SHM), serta progres kelanjutan kavling, dan akad kredit dapat berjalan kembali sesuai dengan yang diharapkan.


Ia pun menuturkan pihaknya telah membentuk posko khusus untuk memperjuangkan hak mereka. "Sebagai langkah perjuangan ini, kami pun sudah membuat posko yang kami namai Goeboeg Djoeang Green Citayam City," ujar Soenan.

Pada dasarnya, warga hanya ingin menempati rumah mereka dengan nyaman dan tenang, yang mana rumah tersebut memang sudah seharusnya menjadi hak milik mereka. Dikatakan Soenan, warga telah bersusah payah menabung untuk bisa membeli rumah tersebut.

"Kami hanya ingin menempati rumah kami dengan tenang, nyaman, dan aman. Dan, tentunya dengan legalitas yang memang semestinya sudah menjadi hak kami," keluh Soenan. "Karena, kami boleh susah payah menabung, agar bisa memiliki rumah, yang hanya mampu membeli perumahan subsidi, programnya Sejuta Rumah Bapak Presiden Jokowi."

Sebelumnya, diberitakan bahwa PT Green Construction City (GCC), disebut-sebut melakukan penyerobotan atas lahan seluas 50 hektare tersebut. Kabar ini tentu saja dibantah oleh Ahmad Hidayat Asseggaff, selaku pengembang perumahan itu.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait