Menkes 'Angkat Tangan' Soal 3 WNI Yang Gagal Dievakuasi, Singgung Tanggung Jawab Tiongkok
Nasional

3 WNI dinyatakan tidak lolos standar tes kesehatan dari pemerintah Tiongkok sehingga tak bisa dievakuasi pada Minggu (2/2) kemarin. Selain ketiganya, terdapat 4 WNI lain yang justru menolak dievakuasi.

WowKeren - Pemerintah akhirnya berhasil memulangkan ratusan WNI yang "terjebak" di Wuhan, Tiongkok pasca diisolasi gegara wabah virus Corona. Diketahui ratusan WNI itu akhirnya mendarat di Indonesia pada Minggu (2/2) kemarin dan sementara diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau.

Namun ternyata tak semua WNI berhasil dibawa pulang oleh pemerintah. Otoritas mencatat setidaknya ada 7 WNI yang gagal dievakuasi dalam operasi kali ini, dengan tiga diantaranya gagal skrining sedangkan empat lainnya menolak.

Diketahui pemerintah Tiongkok memberlakukan skrining kesehatan bagi siapapun yang hendak meninggalkan negaranya. Individu yang tidak lolos standar pemeriksaan kesehatan pemerintah Tiongkok pun tidak diperkenankan untuk meninggalkan negara tersebut.

Tak pelak nasib mereka, terutama ketiga WNI yang dinyatakan tidak lolos skrining kesehatan, menjadi pertanyaan besar. Menanggapinya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pun angkat bicara.

Menurut Terawan, tiga orang yang masih berada di Wuhan menjadi tanggung jawab pemerintah setempat. Menurut Terawan, keputusan untuk tidak memulangkan ketiga WNI merupakan kebijakan otoritas setempat. Oleh karena itu, sebagai "pihak asing" ia harus mempercayai keputusan otoritas Tiongkok.


"Itu keputusan dari Menteri Kesehatan Cina," jelas Terawan di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (4/2). "Sehingga mereka akan tanggung jawab sama dengan tiga orang itu."

"Kan saya Menkes Indonesia. Maka saya harus percaya mereka akan merawat tiga orang ini dengan baik," imbuhnya, seperti dilansir dari Kompas, Rabu (5/2). "Ketidaksalingpercayaan akan menimbulkan ketidakharmonisan hubungan (antar) negara."

Namun demikian, Terawan mengaku tak bisa memastikan kondisi kesehatan ketiga WNI yang masih tertahan di Wuhan itu. Apalagi untuk pemeriksaan paparan virus Corona tak bisa dipastikan dalam satu atau dua hari.

"Bagaimana mau memeriksa Corona-nya dalam satu atau dua hari. Kan mereka diperiksa apakah mereka sakit atau tidak. Sakit apapun nggak boleh terbang," tegas Terawan.

Di sisi lain, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Anung Sugihantono, mengaku terus memantau kondisi kesehatan ketiga WNI yang tertahan di Wuhan itu. Ketiganya pun diketahui gagal melewati skrining kesehatan dari pemerintah Tiongkok karena tengah mengalami flu pada hari evakuasi.

"Kami sudah melakukan pendataan dan kontak terhadap tiga saudara kita yang tidak bisa pulang," ujar Anung di Kantor Kemenkes, Kuningan, Senin (3/2). "Sebagaimana teman-teman mengetahui, ada dua (WNI) batuk-pilek, dan satu (WNI) demam."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait