Salah satu warga yang rumahnya mengalami kerusakan, Heri Indrajid, menyebut atap, plafon, kaca, hingga pipa saluran air di rumahnya pecah dan rusak akibat ledakan tersebut.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 11 Februari 2020 - 15:56 WIB
WowKeren - Gardu induk PLN yang ada di Cawang, Jakarta Timur, meledak pada Selasa (11/2). Ledakan tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan pada rumah warga yang berlokasi tidak jauh dari gardu tersebut.
Salah satu warga yang rumahnya mengalami kerusakan, Heri Indrajid, menyebut atap, plafon, kaca, hingga pipa saluran air di rumahnya pecah dan rusak akibat ledakan tersebut. "Pipa-pipa (saluran air) sampai hancur, genteng juga. Genteng itu pecah berantakan seperti dihantam benda keras gitu. Plafon rumah itu bolong seperti ditembak sama serpihan keramik gitu," kata Heri dilansir Detik, Selasa (11/2).
Heri menilai insiden semacam ini berpotensi membahayakan masyarakat. Sebab, imbas ledakan tersebut bisa mencapai jarak 200 meter.
"Cuma yang kami sayangkan itu kan sangat membahayakan masyarakat karena ledakannya sampai 200 meter," kata Heri. "Andai kata tidak ada rumah ini mungkin ya kan tadi ada banyak sekali orang di sini bisa ada korban manusia."
Sementara itu, PT PLN (Persero) menyatakan gangguan listrik di Gardu Induk Cawang sudah pulih pada pukul 12.39 WIB. Sehingga, semua aliran listrik sudah kembali menyala seperti normal. "(Listrik) semua pelanggan sudah menyala kembali," ujar Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah dalam keterangannya seperti dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (11/2).
Sebelumnya, PLN menyatakan bahwa aliran listrik di sejumlah wilayah ikut terimbas akibat gangguan pada gardu tersebut. "Gangguan terjadi sekitar pukul 11.34 WIB. Gangguan menyebabkan padamnya aliran listrik ke sejumlah pelanggan di wilayah tersebut," ujar Dwi.
Terkait hal ini, PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga akibat putusnya aliran listrik. "PLN mohon maaf atas padamnya aliran listrik yang dialami oleh sebagian pelanggan yang dilayani oleh Gardu Induk Cawang," imbuh Dwi.
(wk/zodi)