3 Siswa SMP yang Aniaya Siswi di Purworejo Terancam 3,5 Tahun Penjara Meski Masih Di Bawah Umur
Nasional

Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Haryo Seto, mengungkapkan bahwa aksi bullying tersebut terjadi pada Rabu (12/2) kemarin dan langsung viral karena tersebar di WhatsApp Group dan media sosial.

WowKeren - Sebuah video aksi bullying atau perundungan yang terjadi di sebuah SMP di Purworejo, Jawa Tengah, viral di media sosial. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bahkan sampai turun tangan menangani kasus tersebut usai mendapat banyak laporan dari warganet.

Dalam video tersebut, tampak 3 siswa berseragam biru putih memukuli dan menendang seorang siswi yang duduk di kursi. Siswi tersebut hanya bisa menunduk dan menyembunyikan wajahnya.


Ketiga siswa SMP tersebut pun kini masih diperiksa di Polres Purworejo. Menurut Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Haryo Seto, ketiga pelaku terancam hukuman 3,5 tahun penjara meski mereka masih di bawah umur.

Haryo lantas menjelaskan bahwa ancaman penjara tersebut bisa terjadi apabila dari hasil pemeriksaan nantinya keterangan pelaku memenuhi Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak. "Itu kan perundungan terhadap anak, bisa dijerat Pasal 80 UU Perlindungan Anak," terang Haryo dilansir Kumparan pada Kamis (13/2).

Meski demikian, Hatyo menegaskan bahwa pihaknya akan tetap memproses kasus ini sesuai dengan aturan hukum yang ada. Khususnya terkait dengan para pelaku yang merupakan siswa SMP dan masih berusia di bawah umur.

"Aturan tetap mendahulukan upaya preventif, artinya pembinaan-pembinaan dilakukan tetapi proses hukum berjalan," ujar Haryo. "Mereka bisa dipenjara 3 tahun 6 bulan."

Lebih lanjut, Haryo mengungkapkan bahwa aksi penganiayaan ini dilakukan dengan motif rasa sakit hati. Para pelaku rupanya tak terima usai korban melaporkan mereka ke guru karena sering memalak siswa lain.

"Penuturannya mereka sakit hati karena dilaporkan," ujar Haryo. "Jadi si siswi ini sebelumnya sering dimintai duitnya oleh pelaku terus lapor ke guru."

Sementara itu, kasus penganiayaan yang viral ini disebut Haryo terjadi pada Rabu (12/2) kemarin. Videonya langsung viral karena tersebar melalui WhatsApp Group (WAG) dan juga media sosial.

Sebelumnya, Gubernur Ganjar mengaku sudah menghubungi sang kepala sekolah. Politisi PDIP itu juga mengaku telah menghubungi Bupati Purworejo terkait kasus bullying tersebut.

"Akun sy dibanjiri kejadian di salah satu smp di butuh purworejo. Sy sdh telp kaseknya & dia sdh urus," cuit Ganjar dikutip pada Kamis (13/2). "Polisi juga sdh menerima laporannya. Bsk saya minta pengawas sekolah & dinas utk turun agar bicara dg ortu anak2 itu. Pak Bupati Purworejo jg sdh sy kontak. --- Sayangi temanmu!"

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts