Polisi Bongkar 'Wisata Seks Halal' di Puncak Bogor, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Buka Suara
Twitter/ridwankamil
Nasional

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menangkap 4 penyedia jasa prostitusi melalui sistem kawin kontrak di kawasan Puncak, Bogor. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun buka suara.

WowKeren - Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri telah berhasil membongkar "wisata seks halal" di kawasan Puncak, Bogor, yang beroperasi sejak 2015. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap 4 penyedia jasa prostitusi melalui kawin kontrak dan booking out.

Dua di antaranya adalah muncikari berinisial N dan K, yang masing-masing "mengelola" 20 orang pekerja seks komersial (PSK). Selain 2 muncikari tersebut, polisi juga menangkap penyedia pelanggan laki-laki dari WNA berinisial HS, dan juga penyedia transportasi berinisial DOR.


"Mengungkap perdagangan orang dengan modus kawin kontrak, atau short time," tutur Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambodalam di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat (14/2). "Wisata seks halal di Puncak ini sudah menjadi isu internasional."

Dalam menjalankan aksinya, tutur Ferdy, para pelaku menyediakan paket kawin kontrak seharga Rp 7 juta. Sementara itu, untuk booking out para pelanggan dipatok harga Rp 500 ribu.

"Kalau short time hanya Rp 500 ribu. Kalau kawin kontrak bisa sampai Rp 7 juta," ujar Ferdy. "Muncikari dapat 40 persen dari harga yang disepakati."

Menanggapi penangkapan penyedia layanan seks di wilayahnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun buka suara. Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini menyebut bahwa polisi memang telah bergerak masif untuk memberantas prostitusi di daerah tersebut selama 3 bulan terakhir.

Hal ini diungkapkan Kang Emil dalam akun Instagram pribadinya. "Selama 3 bulan terakhir, termasuk hari ini, kepolisian sudah bergerak masif dalam memberantas prostitusi yang berkedok modus kawin kontrak dengan wisatawan Timur Tengah di wilayah Puncak Bogor yang sempat menjadi isu internasional," tulis Kang Emil.

Lebih lanjut, Kang Emil meminta agar masyarakat membantu kinerja kepolisian dalam memberantas prostitusi di Jawa Barat. "Kita dukung upaya Polri dalam pemberantasan ini dan kita jadikan Kab Bogor dan Jawa Barat jauh dari isu-isu kemaksiatan. Agar Jabar Juara Lahir Batin," pungkas Kang Emil.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts