Dirut Jiwasraya Dipolisikan Tersangka, Kementerian BUMN Pasang Badan
Nasional
Skandal Korupsi Jiwasraya

Tersangka kasus Jiwasraya, Benny Tjokro, diketahui melaporkan Dirut Hexana Trisasongko ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan fitnah. Kementerian BUMN pun mengaku akan tetap mendukung Hexana atas kasus ini.

WowKeren - Skandal gagal bayar polis asuransi BUMN Jiwasraya masih bergulir panas. Kekinian Kejaksaan Agung telah menetapkan sejumlah tersangka terkait kasus ini, salah satunya adalah Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro.

Namun di tengah panasnya kasus yang bergulir, Benny justru dikabarkan siap melaporkan Direktur Utama Jiwasraya, Hexana Trisasongko, ke kepolisian. Disampaikan oleh sang kuasa hukum, Muchtar Arifin, kliennya melaporkan Hexana karena tuduhan melakukan fitnah.

Menurut Muchtar, Hexana sudah memfitnah PT Hanson International lah yang menjadi biang kerok kerugian negara hingga Rp 13 triliun. Hexana yang menyampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama DPR RI itu menyebut kerugian negara timbul akibat saham gorengan Benny.

Hexana sendiri ketika ditemui awak media dan ditanya soal pendapatnya justru memilih bungkam. "No comment," kata Hexana ketika dikonfirmasi, dilansir dari Detik News, Rabu (26/2).


Tetapi sikap berbeda ditunjukkan oleh Kementerian BUMN. Kementerian di bawah komando Erick Thohir itu mengaku siap pasang badan bila laporan Benny atas Hexana ditindaklanjuti pihak berwajib.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, menyatakan pihaknya sudah tahu soal laporan tersebut dan siap memberikan bantuan kepada sang Dirut Jiwasraya. "Jadi kita tetap support Pak Hexana dalam hal ini," jelas Arya di Gedung DPR RI, Jakarta.

Menurut Arya, Hexana hanya sedang "apes" dan salah mengutip ketika menyampaikan pernyataannya di RDP. Manajemen Jiwasraya pun setelahnya sudah meluruskan kesalahpahaman yang terjadi.

"Oh saya sudah lihat dan hak jawab Pak Hexana ke dua media, ada salah kutip saja," ujar Arya. "Kita lihat memang beliau belum pernah bicara seperti itu. Kita support lah. Nggak masalah akan kita support. Tapi kan kita tahu permasalahan bukan seperti itu."

Sementara itu skandal megakorupsi di tubuh Jiwasraya kembali terangkat ke publik pasca pemerintah disebut-sebut bakal memberikan suntikan dana. Tak main-main, pemerintah disebut siap memberi dana sampai Rp 15 triliun.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts