Potongan harga tiket pesawat hingga 50 persen ke 10 destinasi populer di Indonesia telah berlaku sejak Minggu (1/3) kemarin hingga 31 Mei 2020 mendatang demi menghadapi virus Corona.
- Bertilia Puteri
- Senin, 02 Maret 2020 - 09:14 WIB
WowKeren - Pemerintah Indonesia diketahui telah menyiapkan insentif untuk menghadapi "infeksi" virus Corona (Covid-19) di sektor pariwisata. Salah satunya adalah dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp 443 miliar untuk memberikan diskon tiket pesawat hingga 50 persen ke 10 destinasi populer di Indonesia.
Kebijakan ini berlaku sejak Minggu (1/3) kemarin hingga 31 Mei 2020 mendatang. Diketahui, 10 rute destinasi wisata tersebut adalah Bali, Batam, Lombok, Malang, Manado, Silangit - Danau Toba, Tanjung Pinang, Belitung, Yogyakarta, dan Labuan Bajo.
Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, diskon ini wajib diberikan oleh semua maskapai penerbangan nasional. Bukan hanya Garuda Indonesia Group dan Lion Group. "Mengenai jumlah yang dapat diskon itu 430 ribu orang," jelas Budi.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto, mengklaim bahwa promo tiket pesawat telah berlaku sejak kemarin. "Info pantauan kami sudah (turun harga tiket pesawat). Data terlampir," tutur Novie dilansir Kumparan pada Senin (2/3).
Novie pun menunjukkan screen capture harga tiket pesawat di sebuah online travel agent. Berdasarkan data tersebut, harga tiket Garuda Indonesia rute Jakarta-Denpasar untuk Senin (2/3) adalah sebesar Rp 1.237.000.
Harga tersebut adalah harga baru setelah dipotong sebesar 28 persen. Sebelumnya, tiket untuk rute tersebut dijual sebesar Rp 1.709.100.
Klaim senada juga disampaikan oleh Maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan anak perusahaannya, Citilink. Baik Garuda maupun Citilink mengaku telah memberlakukan potongan harga tiket hingga 50 persen sejak kemarin. Direktur Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik dan mendukung penuh program kebijakan insentif yang dicanangkan pemerintah.
"Dukungan Garuda Indonesia Group terhadap program pariwisata di 10 Destinasi wisata yang ditetapkan pemerintah ini juga disertai dengan komitmen untuk berperan aktif mempromosikan program terkait melalui channel yang Garuda Indonesia Group miliki," tutur Irfan dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (1/3). "Guna mendorong pemulihan sektor pariwisata yang terimbas wabah Covid-19."
(wk/Bert)