WNI Positif Corona Ternyata Sempat Periksa ke RS Mitra Keluarga, 70 Tenaga Medis Dirumahkan
Nasional

WNI yang positif terinfeksi virus Corona ternyata sempat memeriksakan diri ke sebuah rumah sakit umum, yakni RS Mitra Keluarga di Depok. Kini 70 tenaga medis di sana pun ikut dipantau.

WowKeren - Presiden Joko Widodo sudah mengonfirmasi ada dua WNI yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. WNI yang merupakan seorang ibu berusia 61 tahun dan putrinya yang berusia 31 tahun itu diketahui berdomisili di Depok, Jawa Barat.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Depok Mohammad Idris pun ikut angkat bicara. Dalam kesempatan itulah Idris menjelaskan kedua WNI ternyata pernah memeriksakan diri ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, tepatnya pada Jumat (27/2) lalu.

"Pada tanggal 27 Februari kemarin kami dapat info dari Rumah Sakit Mitra Keluarga, Depok," ujar Idris di Balaikota Depok, Jawa Barat, Senin (2/3). "Ada pasien yang keluhkan flu, sesak napas, dan sebagainya."

Kala itu, RS Mitra Keluarga hanya mendiagnosa keduanya terjangkit bronkitis. "Singkat cerita, 29 Februari pasien tersebut keluar," kata Idris.


Atas dasar itulah, Idris dan jajaran lantas mengambil keputusan untuk merumahkan sementara paramedis yang sempat berinteraksi dengan kedua WNI tersebut. Tak main-main, jumlah paramedis yang dirumahkan mencapai 70 orang.

"Tujuh puluh (orang) itu bukan berarti positif, tapi yang berinteraksi dengan pasien," terang Idris, dilansir dari Detik News. "Itu dirumahkan dan sedang kita pantau."

Harapannya, dengan merumahkan ke-70 tenaga medis ini bisa mengurangi kontak mereka dengan orang lain. Pihak RS Mitra Keluarga pun memberikan respons positif soal kebijakan ini.

"Dikhawatirkan oleh pihak RS, karena 70 ini yang berinteraksi mengobati mendampingi si pasien sementara dirumahkan agar tidak terjangkit ke yang lain," tuturnya. "Tenaga medis yang berinteraksi, dikhawatirkan, karena mereka berinteraksi. Itu dihitung semua, mereka semua dirumahkan."

Di sisi lain, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memastikan kedua WNI itu telah mendapatkan perawatan intensif di RS rujukan, yakni Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) dr Sulianti Saroso. Tak hanya itu, pemerintah pun mengambil kebijakan tegas dengan mengisolasi rumah sang pasien demi meminimalisir potensi penularan penyakit.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait