Merebaknya virus corona (COVID-19) di seluruh penjuru dunia membuat harga masker meroket. Tak hanya itu, bahkan hand sanitizer pun harganya turut meroket di toko online karena wabah ini.
- Nidya Putri
- Selasa, 03 Maret 2020 - 13:24 WIB
WowKeren - Wabah virus corona (COVID-19) hingga kini masih menjadi momok menakutkan di seluruh dunia. Pasalnya, virus yang berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok ini telah menginfeksi lebih dari 90 ribu orang di dunia.
Salah satu negara yang baru saja mengumumkan kasus corona pertamanya adalah Indonesia. Hal ini tentunya membuat sejumlah harga barang kesehatan seperti masker dan hand sanitizer atau pembersih tangan meroket di pasaran.
Dikutip dari detikINET, sejumlah toko online yang menyediakan hand sanitizer dengan harga fantastis. Bahkan ditemukan pembersih tangan merek Antis yang dijual degan harga Rp 47 ribu di salah satu e-commerce di Indonesia.
Sedangkan harga hand sanitizer merek Dettol ada yang sudah mencapai Rp 65 ribu. Pada saat sebelum peristiwa merebaknya corona, harganya jauh di bawah itu.
Meski begitu, masih ada sejumlah toko online yang menjual hand sanitizer dengan harga yang wajar. Seperti yang ditemui di e-commerce lain, dimana sebotol Antis dijual dengan harga Rp 19 ribu dan Rp 28 ribu yang tak beda jauh dari banderol normal.
Melonjaknya harga hand sanitizer ini dinilai karena tingginya permintaan di pasaran. Pasalnya, hand sanitizer dipadang penting untuk membersihkan kuman yang ada di tangan sebagai salah satu tindakan pencegahan.
Dewan Penasihat Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Tutum Rahanta mengimbau masyarakat untuk tidak panik belanja sebab dipastikan stok akan terus mencukupi. "Memang terjadi peningkatan dari biasanya, tapi stok mencukupi dan diharapkan masyarakat tidak panic buying," kata Tutum.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menegaskan akan menindak tegas oknum-oknum yang sengaja menimbun masker usai mengalami kelangkaan. Hal ini karena kepanikan warga bisa dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan.
(wk/nidy)