Video Bikin Masker Dari Tisu Basah Viral, Kominfo Tegaskan Cuma Hoaks
Nasional

Meroketnya harga masker tak membuat orang-orang kreatif untuk membuat 'masker' miliknya sendiri. Seperti seorang wanita yang membuat masker dari tisu basah yang menjadi viral di media sosial.

WowKeren - Merebaknya wabah virus corona (COVID-19) membuat persediaan masker kian menipis karena banyaknya orang yang membutuhkannya. Tak hanya itu, keadaan tersebut juga kerap dimanfaatkan untuk menaikkan harga masker dengan nilai fantastis.

Kelangkaan dan meroketnya harga masker ini rupanya tak membuat orang-orang kehabisan akal. Seperti yang dilakukan seorang perempuan yang videonya tengah viral di dunia maya ini.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 9 detik itu, menampilkan seorang perempuan dengan baju hijaunya tengah membuat "masker"-nya sendiri yang terbuat dari tisu basah.

"Oke contoh tisu basah yang antiseptik Detol ya. Ini tisu basah lalu dilipat ya dilipat," ujar perempuan tersebut dalam video. "Udah itu, ini digunting buat lubang agar bisa dicantol di telinga ya."


Tentunya kreativitas perempuan tersebut menjadi sorotan warganet dan menjadi viral, hingga tak jarang netizen lainnya menyebarkan informasi yang menyebutkan jika tisu basah bisa menggantikan masker.

Namun, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan jika informasi tersebut hanyalah hoaks. Hingga Rabu (4/3), Kominfo sendiri telah menemukan 11 tambahan hoaks soal corona di internet.

Kepala Bagian Pelayanan Masyarakat Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan sendiri telah menjelaskan bahwa penggunaan tisu basah untuk mencegah penularan corona itu keliru, justru tisu basah akan mempermudah partikel-partikel di udara menempel pada bagian kulit yang dengan tidak sengaja terhirup. Faktanya, tisu basah yang mengandung alkohol hanya berfungsi membersihkan area pada kulit yang rentan terkontaminasi.

Sementara itu, Dr.Charles Gerba, profesor mikrobiologi dan imunologi di University of Arizona mengatakan jika tisu basah memang ampuh membersihkan bakteri, tapi jangan disalahgunakan.

"Ada klaim tisu basah bisa membunuh virus hingga 99,9%. Namun ini hanya membersihkan di permukaan saja," kata Dr.Charles dikutip dari Huffpost. "Bakteri bisa saja masih menempel di tisu dan jika digunakan lagi (apalagi terhirup) dan dijadikan masker, bakterinya akan pindah lagi ke lokasi baru dan justru akan mengganggu pernapasan."

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait