Lakukan Sosialisasi Cegah Corona di Stasiun Depok, PT KAI Pastikan Masih Steril
Nasional
Wabah Virus Corona

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan sosialisasi pencegahan virus corona dengan membuka layanan di Stasiun Depok. Hingga saat ini keadaan stasiun masih steril dan bebas corona.

WowKeren - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tbk melakukan sosialisasi untuk pencegahan virus corona (COVID-19) dan membuka layanan kereta kesehatan (Rail Clinic) di Stasiun Depok. Hingga kini, kondisi di stasiun masih steril dari virus corona.

Hal ini dilakukan setelah Indonesia mengumumkan dua orang yang positif terinfeksi virus yang telah memakan ribuan nyawa dari seluruh dunia tersebut. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengungkap dua orang yang positif tersebut merupakan warga Depok.

"Sampai saat ini yang di stasiun nggak ada. Jadi ringan flu biasa karena kecapekan," ujar Deputi EVP II PT KAI Daop 1 Jakarta, Takdir Santoso, di Stasiun Depok, Jumat (6/3). "Jadi sampai saat ini diperiksa Stasiun Depok steril dari virus Corona."

Stasiun Depok diketahui sebagai salah satu titik penumpang yang paling ramai dikunjungi. "Pertama memang karena itu (positif Corona). Kedua penumpangnya cukup banyak, Depok-Bogor untuk penumpang Commuter itu paling banyak," jelasnya.

Lebih lanjut, Takdir mengatakan bahwa warga yang berobat ke Rail Clinic hanya menderita flu ringan. Setelah diberikan obat mereka pun sudah kembali sehat.


"Biasanya kita kasih obat sama vitamin sudah sehat kembali," lanjutnya. "Rata-rata sakit ringan flu biasa sih, balita maupun lanjut usia."

Sebelumnya, Tim PT KAI Daop 1 Jakarta melakukan pembagian masker dan penyuluhan cuci tangan. Dalam satu tim terdiri dari lima dokter umum, satu dokter gigi, dua perawat gigi, dua bidan, satu apoteker, dan 20 paramedis.

"Kita menjalankan Rail Clinic tim medis dan paramedis untuk sosialisasi pencegahan dari Covid-19," papar Takdir. "Jadi hari ini targetnya kita di Stasiun Depok lanjut ke Stasiun Bogor."

Sementara itu, Staf Khusus Bidang Komunikasi Kemenhub Adita Irawati mengatakan, pihaknya akan segera melakukan rapat kordinasi untuk menyusun strategi pencegahan penyebaran virus corona lewat transportasi umum usai pengumuman dua warga Depok yang positif corona.

Adita mengungkap kemungkinan besar akan ada pemasangan thermal scan alias alat pengukur suhu tubuh yang akan dipasang di stasiun dan terminal bus. "Sangat memungkinkan. Tapi kami pikir teknisnya seperti apa nanti dibahas di rapat. Kan titiknya sangat luas," katanya.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts