Singapura baru-baru ini mengonfirmasi kasus COVID-19 ke 133 di negaranya. Adalah seorang WNI perempuan berusia 62 tahun yang menjadi pasien kasus ke-133 tersebut.
- Elvariza Opita
- Senin, 09 Maret 2020 - 10:02 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu pemerintah Singapura mengonfirmasi satu WNI di negaranya positif terinfeksi virus Corona. Namun kekinian pasien kasus ke-21 yang merupakan asisten rumah tangga (ART) itu telah dinyatakan sembuh.
Kini pemerintah Singapura kembali mengonfirmasi adanya 1 WNI yang positif terjangkit COVID-19 di negara tersebut. Pasien ini merupakan kasus ke-133 di Singapura.
"Pada 7 Maret 2020, Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan kasus positif COVID-19 ke-133 di Singapura," ujar Kepala Fungsi Pensosbud KBRI Singapura, Ratna Lestari Harjana, dilansir dari Antara, Senin (9/3). "Yaitu WNI berusia 62 tahun."
Tak ada informasi detail soal WNI pengidap COVID-19 itu, selain ia berjenis kelamin perempuan. Wanita itu datang ke Singapura dengan menggunakan social visit pass.
Kini wanita paruh baya itu sedang dirawat di National University Hospital. Namun WNI itu diketahui tak memiliki riwayat mengunjungi negara atau kawasan terdampak COVID-19.
Untuk kronologinya, sang WNI melaporkan timbulnya gejala COVID-19 pada 29 Februari 2020 silam. Ia lantas memeriksakan diri ke klinik pada 1 Maret 2020, kemudian dilanjutkan pada tanggal 4 dan 6 Maret 2020.
Dari situlah kemudian sang WNI dirujuk ke National University Hospital. Pada hari yang sama pula sang WNI dikonfirmasi positif terinfeksi virus Corona dan mengidap COVID-19.
Dugaan sementara, pasien kasus ke-133 di Singapura itu terular ketika mengikuti kegiatan makan malam yang diadakan SAFRA Jurong Singapura pada 15 Februari 2020 silam. Dengan demikian, sejauh ini ada 21 kasus positif COVID-19 yang terkait dengan klaster SAFRA Jurong.
"KBRI akan terus melakukan pemantauan secara dekat," jelas Ratna. "Dan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang terkait penanganan WNI tersebut."
KBRI Singapura pun mengimbau agar seluruh WNI di negara tesebut tetap tenang serta menjaga kesehatan dan kebersihan pribadi. Tak hanya itu, mereka juga diingatkan untuk selalu mencuci tangan usai beraktivitas di ruang publik secara periodik. Bila perlu, WNI di Singapura sebaiknya menghindari sejenak tempat keramaian.
(wk/elva)