Juru bicara pemerintah untuk urusan wabah virus corona, Achmad Yurianto, tak mau mengungkapkan negara mana saja yang menjadi tempat pasien-pasien tersebut terinfeksi karena ada protes dari kedutaan negara terkait.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 11 Maret 2020 - 12:45 WIB
WowKeren - Jumlah pasien yang positif terjangkit virus corona (Covid-19) di Indonesia telah melonjak menjadi 27 orang per Selasa (10/3). Puluhan pasien corona tersebut kini tengah ditangani oleh tim medis.
"Kemarin sudah mengumumkan pasien dengan kode 01 sampai 19. Saya akan lanjutkan hari ini, hasil lab siang tadi dan analisis bersama ahli," tutur juru bicara pemerintah untuk urusan wabah virus corona, Achmad Yurianto, pada Selasa (10/3). "Total jumlah (pasien) baru 8."
Dari 27 kasus tersebut, 13 di antaranya merupakan pasien yang tertular di luar negeri atau biasa disebut imported case. Meski demikian, Yuri tak mau mengungkapkan negara-negara mana saja yang menjadi tempat pasien-pasien tersebut terinfeksi. Pasalnya, ada protes dari kedutaan negara terkait.
Pasien-pasien yang tertular virus corona kala berada di luar negeri adalah pasien kasus 06, 07, 09, 10 (warga negara asing/WNA), 14, 15, 17, 18, 19, 22, 23, 24, 25, dan 26. Untuk diketahui, pasien kasus 06 adalah pria berusia 36 tahun yang merupakan anak buah kapal (ABK) Diamond Princess dan tertular di Jepang.
Lalu pasien kasus 07 adalah seorang wanita berusia 59 tahun yang baru kembali dari luar negeri. Pasien kasus 09 adalah wanita berusia 55 tahun yang juga baru kembali dari luar negeri.
Kemudian pasien kasus 10 adalah laki-laki berusia 29 tahun yang berstatus WNA. Pasien kasus 14 adalah laki-laki berusia 50 tahun yang tertular di luar negeri. Pasien kasus 17 adalah laki-laki berusia 56 tahun yang tertular di luar negeri. Pasien kasus 18 adalah laki-laki berusia 55 tahun yang tertular di luar negeri. Sedangkan pasien kasus 19 adalah laki-laki berusia 40 tahun yang tertular di luar negeri.
Selain itu ada pasien kasus 22 yang merupakan wanita berusia 36 tahun yang tertular di luar negeri. Lalu ada pasien kasus 23 yang merupakan wanita berusia 73, ia tertular di luar negeri dan kini menggunakan selang ventilator karena menderita penyakit lain. Pasien kasus 24 adalah laki-laki berusia 46 tahun yang tertular di luar negeri. Sedangkan pasien kasus 25 dan 26 merupakan WNA yang tertular di luar negeri.
Di sisi lain, Yuri sempat mengakui bahwa pihaknya sulit memantau lalu lintas orang yang positif Corona di bandara meski telah mengandalkan thermal scanner atau pemindai panas tubuh. Pasalnya, tak semua pasien menunjukkan gejala corona seperti mengalami panas tinggi. Kondisi virus corona yang tak menampilkan gejala ini disebut berkaitan dengan daya tahan tubuh pasien.
(wk/Bert)