Marissa Nasution Kabarkan Situasi Singapura Saat Wabah Virus Corona, Beri Imbauan Penting Ini
Instagram/marissaln
Selebriti
Wabah Virus Corona

Marissa Nasution yang menetap di Singapura memberi informasi soal situasi di sana saat wabah virus corona menyerang. Ia juga mengungkap kebijakan Singapura dalam mengatasi penyebaran virus yang kini menjadi pandemi itu.

WowKeren - Presenter cantik Marissa Nasution mengabarkan kondisi Singapura saat wabah virus corona merajalela. Seperti diketahui, Marissa bersama sang suami, Eggsie serta bayi mereka yang bernama Allie memang menetap di Singapura.

Lewat Instagram yang memperlihatkan foto sang putri, Marissa mengungkap situasi Singapura saat ini yang sudah kembali normal. Bahkan putri Marrisa tersebut bisa masuk sekolah seperti biasanya.


"Selamat Pagi dari Singapura Beberapa minggu lalu aku bikin video update tentang keadaan di Singapore, banyak hal yang sudah berubah. Kita ikut sedih melihat situasi out-of-control di banyak negara. Kita juga sadar kalau kita sekarang di Singapura dalam situasi yang normal sekali," tulis Marissa pada Selasa (17/3). "Allie masih bisa sekolah seperti biasa. Walaupun banyak Kantor minimum staff tapi semua buka seperti biasa dan kehidupan terus berjalan disini."

Mantan VJ MTV ini mengungkap Singapura sudah mulai menanggulangi wabah virus corona sejak Januari lalu. Marissa juga mengingatkan untuk selalu patuh dengan kebijakan pemerintah dalam mengatasi penyebaran virus corona.

"Singapore sudah melawan Covid-19 dari Lunar New Year bulan Januari lalu tapi Yang paling penting adalah kita sebagai manusia sama-sama membantu pemerintah untuk lawan penyakit ini. Kalau kita suruh stay di rumah, kita nurut," sambung Marissa. "Kita semua punya tanggung jawab kepada sesama. Kita juga percaya kepada pemerintah."

Marissa mengungkap pemerintah Singapura selalu meng-update setiap kasus corona sehingga membuat masyarakat menjadi lebih waspada. Di akhir tulisannya, perempuan berusia 34 tahun ini juga berdoa agar Indonesia segera bebas dari wabah virus corona.

"Semua Covid-19 cases di Singapura selalu di update tentang keberadaan dimana, tinggal di daerah mana, contact sama institusi apa aja. Jadi kita bisa mengikuti jejak mereka dan double-check apakah kita juga sempet berada di tempat Yang sama," lanjut Marissa. "Itu yang namanya contact tracing. Kalau informasi seperti itu tidak di Share sama masyarakat gimana bisa lebih aware dengan jejak2 kita sendiri. Saya berharap situasi di Indonesia dan di seluruh dunia segera membaik. Tapi itu cuman bisa terjadi kalau kita sama sama membantu. .EAT PRAY LOVE (from home)."

Sementara itu, jumlah kasus corona di Indonesia bertambah menjadi 134 orang per Senin (16/3) kemarin. Sebelumnya, pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19) berjumlah 117 orang per Sabtu (14/3) pekan lalu.

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts