Pasien Positif Corona Ada yang Dipulangkan, Tompi Bereaksi
Instagram
Selebriti

Penyanyi sekaligus dokter, Tompi buka suara menanggapi kabar pasien positif Corona yang terpaksa harus dipulangkan. Ia memberikan penjelasan dibalik pemulangan pasien tersebut.

WowKeren - Pasien yang didiagnosa positif virus Corona di Indonesia semakin bertambah, terutama di DKI Jakarta. Hal mengejutkan baru-baru ini dibagikan oleh salah satu pengguna Twitter yang mengaku abangnya dinyatakan positif Corona, namun terpaksa dipulangkan oleh pihak rumah sakit. Kabar dipulangkannya pasien positif Corona ini langsung mendapat reaksi dari penyanyi sekaligus dokter, Tompi.

"Dok.. abg saya itu positif tapi diminta self isolation di rumah karena semua RS di DKI full. Sementara dia punya istri hamil tua dan balita, gak ada ART dan kita semua di Sumatera. Don't know how to say. Pengen cerita aja Loudly crying face," tulis pemilik akun @ima_pasha.

Atas kejadian ini, netizen tersebut tampak bingung dan khawatir karena di satu sisi abangnya memiliki istri dan juga balita yang tentu rawan terjangkit Corona. Setelah membaca cuitan tersebut, Tompi menjelaskan bahwa protokolnya sudah benar. Ia pun mengingatkan agar pasien mengisolasi diri di rumah dan melakukannya dengan tertib serta disiplin sesuai anjuran dokter.

Pasien Positif Corona Ada yang Dipulangkan, Tompi Bereaksi

Twitter


"Sy ikut koment ya: protokolnya udah bener. Positif tanpa gejala -- self isolated dirumahnya. Dengan catatan : dikerjakan dengan tertib. 14 hari Dikamar sendiri, jgn kontak dengan keluarga dulu, pke masker, rajin bersih2 cuci tangan, makan bener, tidur cukup. Support dg vitamin," kata Tompi.

Tompi juga menjelaskan alasan pasien itu dipulangkan. Hal ini dikarenakan kapasitas rumah sakit yang tidak untuk menampung semua pasien positif Corona. Pria kelahiran Aceh ini juga menambahkan agar keluarga pasien untuk tidak panik. Tompi pun menyampaikan permintaan maaf karena protokol ini belum bisa disampaikan langsung oleh pihak rumah sakit.

"Kenapa dipulangkan?? Krn kapasitas RS gak akan cukup menampung semua. Jd protokolnya memang hanya merawat yg positif dengan gejala dg pertimbangan antisipasi bl perburukan (gangguan nafas)," jawab Tompi dalam tweet-nya.

"Jd sampaikan ke keluarganya, gak perlu panik /khawatir selama langkah2 diatas di kerjakan. Mhn maaf bila info ini gak tersampaikan di RS mungkin krn kapasitas kerjanya udah overload," sambungya lagi.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait