Cegah Penularan COVID-19 Di Lapas, Ditjen PAS Ungkap Telah Siapkan Ratusan Bilik Sterilisasi
Nasional

Diungkapkan bahwa bilik sterilisasi ini disediakan untuk semua orang, termasuk petugas, pengunjung, tamu dinas, polisi, dan TNI sebelum memasuki area Lapas atau Rutan.

WowKeren - Seluruh lembaga pemerintahan kini sedang sigap menekan angka penularan virus corona atau COVID-19. Salah satunya dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan).

Untuk upaya tersebut, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyiapkan bilik sterilisasi virus corona di sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. Tak sedikit, pihaknya mengungkapkan telah menyiapkan ratusan dan akan beroperasi di seluruh wilayah Indonesia.

"Saat ini terdapat lebih dari 100 bilik sterilisasi yang sudah beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan sisanya masih berprogres untuk menyelenggarakan fasilitas tersebut," ujar Pelaksana Tugas Dirjen PAS Nugroho yang dilansir dari CNN pada Jumat (27/3).

Lebih lanjut diungkapkan bahwa bilik sterilisasi ini disediakan untuk semua orang, termasuk petugas, pengunjung, tamu dinas, polisi, dan TNI sebelum memasuki area lapas atau rutan. Dalam bilik tersebut setiap orang akan disemprotkan disinfektan di seluruh badan dan pakaiannya.


Nugroho menjelaskan nantinya bilik sterilisasi akan tersedia di seluruh UPT Pemasyarakatan. Tak hanya menyediakan bilik sterilisasi, Ditjen PAS mengungkapkan telah mengeluarkan berbagai kebijakan dalam rangka kesiapsiagaan pencegahan penyebaran virus corona di lapas dan rutan.

Beberapa upaya yang telah dilakukan yakni seperti penyediaan fasilitas cuci tangan, pembatasan kunjungan dialihkan menjadi kunjungan via video call, refocusing anggaran, hingga penunjukan lapas/rutan untuk penyediaan blok khusus isolasi bagi napi yang terinfeksi corona.

"Kami menggunakan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) masing-masing satuan kerja, salah satu hasil kebijakan refocusing anggaran yang kami keluarkan ketika COVID-19 merebak," ungkapnya. "Kerja sama dengan mitra juga dilakukan seperti dinas kesehatan dan Palang Merah Indonesia."

Sebelumnya, Nugroho juga telah menginstruksikan agar jajarannya menyiapkan sejumlah UPT Pemasyarakatan untuk dijadikan sebagai lokasi karantina mandiri. Tak hanya itu, ia juga meminta agar jajarannya mempersiapkan segala kemungkinan terburuk atas wabah virus ini di Indonesia.

"Pastikan masing-masing UPT Pemasyarakatan dan kantor wilayah terdapat satuan petugas khusus COVID-19. Kita harus dapat menghadapi keadaan terburuk," pungkas Nugroho.

(wk/putr)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait