Perawat yang Positif Corona Bagikan Perjuangannya Untuk Sembuh, Sarankan Langkah Sederhana Ini
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Perawat berusia 34 tahun tersebut menceritakan kisahnya sembuh dari virus corona di hadapan awak media melalui sambungan telepon dengan Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim.

WowKeren - Seorang perawat yang juga menjadi pasien positif virus corona (Covid-19) di Gresik membagikan perjuangannya untuk bisa sembuh. Perawat berusia 34 tahun tersebut menceritakan kisahnya di hadapan awak media melalui sambungan telepon dengan Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim, pada Rabu (8/4).

Perawat tersebut mengaku langsung melakukan isolasi mandiri setelah tahu dirinya positif terjangkit corona. Ia juga menjelaskan bahwa dirinya sudah paham soal cara cuci tangan yang benar mengingat profesinya sebagai perawat.


"Saya kan perawat, jadi sudah tahu cara isolasi mandiri di rumah bagaimana," ungkap wanita tersebut. "Saya tahu cara cuci tangan enam langkah bagaimana, etika batuk seperti apa, pakai masker selama di rumah, saya sudah paham."

Diketahui, perawat tersebut juga dikarantina di rumah sakit. Ia juga melakukan semua prosedur yang telah ditentukan, termasuk makan teratur dengan buah dan sayur, serta meminum suplemen.

Perawat yang kini telah sembuh tersebut juga memberikan pesan kepada pasien positif corona lainnya. Ia meminta agar para pasien tidak menyerah dan putus asa dengan kenyataan yang ada.

Wanita tersebut yakin bahwa para pasien corona bisa sembuh apabila mereka mau berusaha. Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak ragu melakukan isolasi positif jika dinyatakan positif terjangkit virus corona. Perawat ini juga menyarankan agar para pasien corona tidak stres.

"Untuk menjaga keluarga supaya tidak ikut tertular," jelasnya. "Kalau divonis positif ya, kita harus menyadari, enggak perlu takut dan stres."

Selain itu, perawat ini juga berharap agar masyarakat mau menjalani dan mematuhi imbauan dari pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Beberapa langkah sederhana yang hingga kini terus disuarakan pemerintah adalah physical distancing, menggunakan masker saat keluar rumah, dan terus mencuci tangan.

"Jangan lupa sering cuci tangan, tapi masyarakat saya lihat di toko-toko, di pasar, mereka sudah menyediakan air sama sabun untuk cuci tangan," pungkasnya. "Jadi tindakan untuk pencegahan sudah (dilakukan)."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts