Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengumumkan bantuan untuk para ojol dengan memberikan cashback maksimal sebesar Rp 15 ribu untuk pembelian Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo.
- Nidya Putri
- Selasa, 14 April 2020 - 12:45 WIB
WowKeren - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan kepada pengemudi ojek online (ojol) demi meredam dampak pandemik virus corona di Tanah Air. Yaitu dengan memberikan program cashback atau pengembalian tunai kepada 10 ribu pengemudi ojol per hari.
Cashback akan diberikan untuk pembelian bensin Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo melalui aplikasi MyPertamina. Promo tersebut berlaku per hari ini (14/4) hingga 12 Juli 2020 mendatang.
Program tersebut disampaikan langsung oleh Ahok melalui akun Twitter pribadinya. "Untuk sobat rider ojek online, dapatkan cashback 50 persen maksimal Rp 15 ribu bagi 10 ribu pengendara ojek online per hari, untuk pembelian Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo melalui aplikasi MyPertamina," cuitnya di Twitter.
Untuk bisa menikmati fasilitas tersebut, pengemudi ojol harus melakukan beberapa cara. Pertama, mengunduh aplikasi MyPertamina dan mengaktifkan fitur LinkAja.
Kedua, membeli BBM non-subsidi dengan pembayaran non-tunai lewat LinkAja dari Aplikasi MyPertamina. Ketiga, lakukan screenshot profile pengguna mitra ojol dan unggah ke MyPertamina. Keempat, unggah screenshot bukti pembayaran BBM dengan LinkAja dan masukkan no resi atau reference number masing-masing.
Seperti yang diketahui, para driver ojol menjadi pihak yang paling terdampak wabah COVID-19 ini. Pasalnya, dengan diberlakukannya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), jumlah orderan semakin menurun apalagi dalam aturan tersebut para ojol dilarang membonceng penumpang.
Mereka mengatakan bahwa sepeda motor merupakan sumber nafkah. Dengan larangan mengangkut penumpang, maka pendapatan driver terhenti.
"Khususnya bagi para pengemudi ojek online yang menggunakan sepeda motor sebagai sumber penghasilan dalam mencari nafkah maka pembatasan pelarangan membawa penumpang akan berdampak pada terhentinya pendapatan penghasilan pengemudi ojek online dari layanan penumpang, juga bagi pengguna jasa penumpang ojek online akan kesulitan dalam beraktivitas," ungkap seorang driver ojol.
(wk/nidy)