Pemkot Padang Minta RT Data Orang Kaya Untuk Diajak Bantu Warga Terdampak Corona
Nasional

Pemerintah Kota Padang meminta kepada setiap RT untuk mendata warga yang dinilai kaya. Hal tersebut dilakukan agar warga yang kaya dapat membantu warga miskin yang terdampak langsung dengan adanya pandemi corona.

WowKeren - Pemerintah kota Padang, Sumatra Barat meminta kepada RT untuk mendata orang-orang yang dinilai kaya. Hal tersebut dilakukan untuk membantu warga yang terdampak langsung dengan adanya kebijakan pencegahan menularnya virus corona.

Mengingat pandemi virus corona yang belakangan ini meresahkan publik juga berimbas pada perekonomian negara. Dengan begitu, diharapkan orang-orang yang dirasa mampu dapat membantu warga lainnya yang kekurangan.

"Karena terbatasnya dana pemerintah, perlu diminta bantuan kepada orang yang dianggap berkecukupan, kaya atau dermawan," kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, di Padang, Selasa (14/4). "Kita minta setiap RT mendata dan mencatat mereka yang berkecukupan, by name by address berserta nomor handphone dan mengajak mereka untuk membantu saudaranya yang sedang kesulitan."


Selain itu, Mahyeldi mengaku selama ini warganya selalu hidup bergotong royong. Kendati demikian, ia mengimbau agar hal serupa juga dilakukan saat terjadi pandemi corona seperti saat ini.

"Kita hidup bergotong royong, saling membantu. Saat ada saudara yang kesulitan, itulah saat yang memiliki kecukupan harta datang membantu," tutur Mahyeldi. Pihaknya juga sangat menyadari bahwa berbagai kebijakan pembatasan kegiatan di tengah wabah virus corona pastinya sangat berdampak pada perekonomian warga yang kurang mampu.

Masyarakat dengan perekonomian menengah ke bawah pastinya akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup. "Kebijakan pemerintah untuk tidak beraktivitas di luar rumah dan dampak yang ditimbulkan akibat wabah ini telah memberi dampak terhadap perekonomian masyarakat karena tidak lagi bisa berusaha dan memenuhi kebutuhan sehari-hari," pungkas Mahyaldi.

Sementara itu, diketahui bahwa sudah ada 30 pasien positif corona di Padanga yang tersebar di beberapa kecamatan. "Sudah ada di 8 kecamatan, kasus ditemukan. Hanya 3 kecamatan yang belum dan mudah-mudahan tetap seperti itu," ungkap Mahyeldi pada Minggu (12/4) lalu.

(wk/lail)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait