Kapal Misterius Tak Berawak Diamankan di Aceh, Hanya Berisi Barang Senilai Rp 10 Miliar Ini
Nasional

Kapal berbendera Merah Putih tersebut ditemukan dalam keadaan tidak bergerak dalam jarak 55 mil timur laut Peureulak, Aceh Timur, Aceh, pada Minggu (12/4) sore.

WowKeren - Sebuah kapal kayu misterius tanpa awak diamankan di tengah laut Aceh. Dari atas kapal misterius tersebut, hanya ada 10,2 juta batang rokok selundupan senilai Rp 10,3 miliar yang kini telah diamankan oleh petugas Bea Cukai.

"Dari hasil pemeriksaan ke kapal, nakhoda, anak buah kapal (ABK) maupun dokumen terkait kepabeanan tidak ditemukan," tutur Kepala Bidang Humas Kanwil Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro, pada Selasa (14/4) hari ini. "Hasil pemeriksaan fisik di atas kapal ditemukan rokok ilegal sebanyak 1.020 karton, (tiap karton berisi) 50 slop, (tiap slop berisi) 10 bungkus, (tiap bungkus berisi) 20 batang yang diduga berasal dari Thailand."

Lebih lanjut, Isnu menjelaskan bahwa penemuan kapal rokok selundupan tersebut berawal dari informasi intelijen ke tim Satuan Tugas (Satgas) Kapal Patroli Bea Cukai BC 60001. Kapal tersebut langsung dicari oleh tim Satgas yang tengah menggelar Operasi Terpadu Jaring Sriwijaya di pesisir pantai timur Provinsi Aceh.

Operasi pencarian ini dilakukan oleh tim Bea Cukai Aceh dan juga Bea Cukai Khusus Kepri. Hasilnya, mereka menemukan kapal kayu misterius tersebut pada jarak 55 mil timur laut Peureulak, Aceh Timur, Aceh, pada Minggu (12/4) sore.


Kapal berbendera Merah Putih tersebut ditemukan dalam keadaan tidak bergerak. Tim Bea Cukai yang terdiri dari 6 orang pun mendekati kapal tersebut dengan Sea Rider.

"Anggota Tim Satgas ini menaiki kapal kayu tersebut untuk melakukan pemeriksaan kepabeanan," terang Isnu. "Saat itulah kita menemukan rokok ilegal di dalam kapal."

Anak buah kapal (ABK) dan nakhoda kapal tersebut juga sempat dicari selama 1 jam oleh tim Satgas. Karena para awak tak juga ditemukan, petugas pun memutuskan untuk menarik kapal ke Pelabuhan Kuala Langsa, Aceh.

"Dengan pertimbangan keselamatan muatan KM Milenium yang sudah miring ke kiri akibat kelebihan muatan, sebagian muatannya dipindahkan ke Kapal Patroli BC 60001," pungkas Isnu. "Selanjutnya KM Milenium dan muatannya ditarik menuju Pelabuhan Kuala Langsa untuk diserahterimakan ke Bea-Cukai Kuala Langsa dan Bea-Cukai Kanwil Aceh untuk pemeriksaan, p nelitian, pendalaman, serta proses lebih lanjut."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait