Indonesia kembali mencatatkan penurunan jumlah kasus positif COVID-19 dalam rentang 24 jam terakhir. Namun ada lonjakan jumlah kasus meninggal sehingga presentase kematian kembali meningkat.
- Elvariza Opita
- Selasa, 14 April 2020 - 16:39 WIB
WowKeren - Pemerintah kembali memperbarui jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia. Tentu saja angka yang diperoleh merupakan hasil perkembangan dalam interval 24 jam terakhir, yakni sejak Senin (13/4) pukul 12.00 WIB sampai Selasa (14/4) pukul 12.00 WIB.
Selama rentang waktu itu tercatat ada tambahan 282 kasus positif, sehingga total pasiennya kini mencapai 4.839 orang. Sebanyak 3.954 diantaranya saat ini masih dalam perawatan tim medis dari berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia.
Namun yang menyita perhatian publik adalah jumlah kasus meninggal dan sembuhnya. Hingga hari ini tercatat ada 459 pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia, dengan 60 diantaranya dikonfirmasi dalam rentang waktu 24 jam belakangan.
"Penambahan kasus kematian sebanyak 60 hari ini," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, saat konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), DKI Jakarta, Selasa (14/4). Dengan lonjakan jumlah pasien meninggal ini, tingkat kematian akibat COVID-19 di Indonesia kembali meningkat, yakni mencapai 9,5 persen.
Padahal sebelumnya Indonesia sudah sempat mencetak penurunan tingkat kematian sampai 7 persen. Tak pelak tingkat kematian ini masih jauh di atas rerata tingkat kematian secara global yang berada di kisaran 6 persen.
Sedangkan untuk pasien sembuhnya sendiri bertambah 46 dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya kini mencapai 426 orang. Sehingga tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Indonesia masih stabil di kisaran 8,8 persen.
Pada kesempatan itu, Yuri kembali menegaskan bahwa pasien-pasien yang dinyatakan meninggal dunia juga memiliki sejumlah penyakit bawaan atau komorbit, mengulangi kembali pernyataannya kemarin. "Sebagian besar dari yang meninggal dunia dari kelompok usia ke atas (lanjut usia) dengan penyakit bawaan," kata Yuri, Senin (13/4).
Di sisi lain, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali mengalami penurunan bila dibandingkan hari-hari sebelumnya. Sebagai pembanding, pada Minggu (12/4) tercatat ada 399 kasus baru, sedangkan pada Senin (13/4) kemarin ada 316 kasus baru. Sementara untuk hari ini (14/4) hanya tercatat 282 kasus baru.
(wk/elva)