Banyak Kemiripan, Begini Cara Bedakan Gejala COVID-19 dan Flu Lain
Health

COVID-19 memiliki sejumlah gejala yang biasa ditemui pada penyakit lain seperti selesma (batuk pilek atau flu biasa) dan influenza. Begini cara membedakan gejala klinis yang dialami.

WowKeren - COVID-19 merupakan penyakit yang berkaitan dengan sistem pernapasan manusia. Sehingga wajar bila gejala klinis yang ditimbulkan berkaitan dengan sistem pernapasan seperti batuk, pilek, maupun sesak napas.

Namun nyatanya COVID-19 bukanlah satu-satunya penyakit dengan gejala klinis seperti itu. Oleh karenanya menjadi penting bagi setiap orang untuk bisa membedakan gejala seperti apa yang cenderung positif COVID-19 atau penyakit flu lain.

Dilansir dari Independent, bila seseorang terinfeksi flu biasa, gejala klinis yang ditimbulkan cenderung ringan. Seperti misalnya hidung tersumbat, sakit kepala atau sakit tenggorokan.

Gejala yang lebih berat seperti batuk, kesulitan bernapas, dan demam lah yang kemudian ditemui di pasien positif COVID-19. Namun infeksi COVID-19 menimbulkan gejala berkelanjutan yang bisa semakin parah bila tak ditangani dengan baik, seperti pneumonia, gagal ginjal, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Sedangkan ada satu penyakit lagi yang memiliki gejala serupa dengan COVID-19, yakni influenza. Ini yang perlu digarisbawahi. Influenza berbeda dengan flu biasa atau selesma.

Influenza disebabkan oleh virus dan sangat mudah tertular ke orang lain. Masa inkubasinya pun begitu cepat, yakni hanya berkisar lima hari.

Orang dengan influenza biasanya juga mengalami tidak nafsu makan, diare atau sakit perut, hingga merasa letih dan lesu. Namun dalam kasus-kasus tertentu, influenza juga bisa berujung pada pneumonia selayaknya COVID-19.


Orang dengan selesma biasanya menunjukkan gejala klinisnya dalam selang waktu 2-3 hari. Sedangkan COVID-19 baru menunjukkan gejala klinis 14 hari setelah terinfeksi, hal inilah yang menjadi alasan perlunya karantina mandiri selama 14 hari bila ada kecurigaan terinfeksi virus Corona.

Banyak Kemiripan, Begini Cara Bedakan Gejala COVID-19 dan Flu Lain

Twitter

Selain dari segi pilek dan gangguan pernapasan, perbedaan antara COVID-19 dengan flu-flu lain juga bisa diamati dari batuknya. Dilansir dari Kompas, batuk yang biasa dialami pada pasien selesma sering terjadi secara tiba-tiba dan bisa sembuh dalam waktu relatif singkat.

Batuk pada pasien selesma juga biasanya didahului dengan bersin atau pilek. Hal ini bisa jadi patokan apabila mendadak tubuh mengalami batuk, baik kering maupun berdahak.

Sedangkan untuk pasien COVID-19, batuknya berjenis kering alias tidak berdahak. Kendati batuk kering tak melulu menjadi gejala klinis COVID-19, namun jenis batuk ini lebih berpotensi menjadi gejala COVID-19 daripada batuk berdahak.

Selain itu, batuk kering juga terjadi secara terus-menerus, setidaknya dalam waktu setengah hari. Rasa gatal di tenggorokan akibat batuk ini pun tak akan hilang kendati sudah berdeham, suatu cara yang lazim dilakukan di Indonesia.

"Sebanyak 67,7 persen pasien yang terkonfirmasi sebagai penderita COVID-19 menunjukkan gejala batuk kering ini. Sehingga tak jarang disebut sebagai gejala kunci," demikian ungkap Kompas.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait