Jubir Menkes Pertanyakan Temuan Corona Masuk Indonesia Sejak Januari, FKM UI: Pemerintah Menyangkal
https://setkab.go.id/
Nasional

Tim Pakar FKM UI menyebut virus Corona telah masuk ke Indonesia sejak minggu ke-3 Januari 2020. Namun, Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan COVID-19 mengaku tak pernah tahu mengenai hal tersebut.

WowKeren - Virus Corona diprediksi masuk ke Indonesia sejak minggu ke-3 bulan Januari 2020. Prediksi itu berdasarkan laporan kasus penularan lokal di salah satu daerah menurut Tim Pakar FKM (Fakultas Kesehatan Masyarakat) Universitas Indonesia.

Namun, temuan tersebut rupanya tidak diketahui oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona, dr Achmad Yurianto. "Sebaiknya menanyakan ke UI, karena saya juga tidak pernah dikasih tahu jika memang mereka menemukannya," kata Yuri dilansir dari Detik.com.

"Pertanyaannya kenapa baru bilang sekarang tidak di saat mereka meyakini ada kasus yang masuk ke Indonesia," imbuh Yuri. Epidemiolog dari FKM UI, Pandu Riono, lantas mengkritik sikap Pemerintah yang terus menyangkal temuan kasus Corona.

"Saya mengamati data pelaporan Dinas Kesehatan kapan mulai mereka menemukan PDP. Nah Itu mulai tercatat mulai meningkat bulan Februari, Maret," jelas Pandu. "Enggak mungkin virus itu dateng langsung terjadi peningkatan itu."


"Jadi saya perkirakan itu dua minggu menurut pengetahuan penyakit epidemiologi penyakit penular 14 hari," sambung Pandu. "Jadi saya menemukannya mulai beredar minggu ketiga bulan Januari."

Pandu juga menyoroti penerbangan langsung dari Indonesia ke kota Wuhan, Tiongkok, yang merupakan lokasi asal pandemi Corona. "Ketika ada wabah mereka harus memikirkan itu, karena sudah dikasih tahu ini ada laporan ini orang dengan COVID artinya kemungkinan sudah masuk Indonesia tapi mereka membantah terus, menyangkal katanya hasil tesnya masih negatif," kritiknya.

Padahal menurut Pandu, temuannya ini juga berdasarkan data milik Pemerintah. Namun, Pemerintah tak memanfaatkan data itu dengan baik. Pandu pun menyinggung Pemerintah yang sejak awal terus membantah dan meyakini bahwa virus Corona tidak akan mewabah di Indonesia.

"Iya, enggak mungkin saya menarik kesimpulan dari anggota artinya mereka itu tidak sensitif dengan isu kemungkinan pandemi ini," tutup Pandu. "Enggak ada satu alarm atau peringatan dini dari Kementerian Kesehatan karena tidak menyadari kemungkinan besar virus itu sudah di Indonesia, penginnya dibantah, penginnya Indonesia bebas Corona."

(wk/nere)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait