Pandemi Corona, Banyak Rebahan Dan Tidur Di Rumah Justru Ancam Kesehatan
Health

Pandemi virus corona telah membuat masyarakat tetap di rumah. Namun, menghabiskan waktu dengan sering rebahan dan tidur ternyata bisa mengancam kesehatan.

WowKeren - Pandemi virus corona (COVID-19) telah mengguncang dunia setelah ditemukan lebih dari 2,4 juta kasus. Akibatnya, saat ini masyarakat dunia berusaha mencegah penularan COVID-19 dengan melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing.

Tentunya kegiatan yang bisa dilakukan orang-orang di rumah cukup terbatas. Tak sedikit orang yang berusaha menikmati waktunya di rumah dengan nonton serial favorit sampai lewat tengah malam, bangun siang, atau banyak tidur hingga bersantai.

Namun, banyak menghabiskan waktu dengan hanya rebahan atau tidur rupanya bisa mengancam kesehatan. Tidak menjaga durasi dan kualitas tidur sanggup membuat daya tahan tubuh menjadi lemah.

Padahal, imun tubuh sangat diperlukan di tengah adanya wabah corona sekarang ini. Oleh sebab itu, masyarakat diminta tetap memperhatikan kesehatan tubuh dengan menjaga kualitas tidur secara disiplin meskipun hanya di rumah saja.

Dilansir Kompas, seorang pakar kesehatan tidur bernama Michael Grandner mengatakan tidak memiliki jadwal teratur saat di rumah berpotensi menciptakan gangguan tidur atau insomnia. Terlebih jika hal tersebut masih ditambah dengan kebiasaan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.

”Karena kita tidak punya jadwal yang teratur, kita jadi gampang mengalami insomnia,” kata Michael Grandner. “Dan biasanya diikuti dengan kebiasaan tidak sehat lain seperti konsumsi makanan tidak sehat berlebihan.”


Selain itu, beraktivitas di rumah saja juga membuat banyak orang jadi kurang bergerak atau sedentari. Hal ini membuat tubuh kelebihan energi sehingga masih banyak orang yang bisa terjaga sampai malam.

Kurang aktivitas fisik tersebut juga akan mempengaruhi kondisi mental. Maka, masyarakat yang masih terjebak di rumah diminta agar selalu disiplin untuk menggerakkan badan setiap hari.

Manfaatnya tidak hanya membuat tubuh lebih berenergi, tapi juga mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas tidur. Berbagai jenis olahraga pun bisa dipilih tanpa harus melakukan kegiatan yang heboh atau memeras banyak keringat.

Sejumlah olahraga yang bisa dilakukan di rumah adalah dengan melakukan yoga atau jalan kaki di sekitar rumah sambil tetap menjaga jarak fisik. Selain itu, orang-orang juga bisa berolahraga dengan lebih sederhana seperti naik turun tangga.

Penelitian juga telah menunjukkan jika berjalan cepat secara teratur setiap hari memiliki manfaat yang signifikan. Orang yang setiap hari melakukan olahraga jalan cepat selama 12-15 minggu memiliki waktu sakit lebih singkat dibandingkan dengan mereka yang lebih suka rebahan atau bersantai di sofa.

“Untuk jenis olahraganya, evaluasi apakah latihan yang kita pilih membuat kita makin berenergi atau kelelahan,” jelas dokter Jebidiah Ballard. “Masa karantina ini mungkin bukan waktunya latihan lari 10 Km.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait