Kasus virus corona (COVID-19) di Indonesia kembali mengalami kenaikan menjadi 7.775 orang pada Kamis (23/4). Kabar baik, angka kematian terus mengalami penurunan.
- Ruth Meliana
- Kamis, 23 April 2020 - 16:59 WIB
WowKeren - Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan update terbaru kasus virus corona (COVID-19) pada Kamis (23/4) sore. Dilansir covid.go.id, kasus virus corona di Indonesia kembali mengalami kenaikan menjadi 7.775 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto juga melaporkan total jumlah pasien yang meninggal dunia akibat virus corona di Indonesia sebanyak 647 korban jiwa. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh terus mengalami peningkatan menjadi 960 orang.
”Konfirmasi positif mencapai 7.775 kasus,” kata Achmad Yurianto melalui keterangan resmi di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta pada Kamis (23/4). “Konfirmasi positif yang meninggal 647 orang. Konfirmasi positif yang sembuh mencapai 960 orang.”
Dengan laporan tersebut, kasus virus corona di Tanah Air telah mengalami kenaikan 357 kasus dari hari sebelumnya. Diketahui pada Rabu (22/4), kasus COVID-19 di Indonesia dilaporkan sebanyak 7.418 orang.
Meski kasus virus corona masih mengalami kenaikan yang signifikan, namun angka kematian terus mengalami tren penurunan selama 3 hari terakhir ini.
Pada hari Selasa (21/3), jumlah orang yang meninggal per hari akibat virus corona berjumlah 26 orang. Kemudian pada Rabu (22/3), jumlah pasien meninggal dilaporkan berjumlah 19 orang. Kini, pasien yang dinyatakan meninggal kembali mengalami penurunan dan berjumlah 12 orang.
Namun, pasien yang dinyatakan sembuh per hari dari virus corona juga mengalami penurunan dalam tiga hari terakhir. Pada Selasa (21/3), pemerintah mengabarkan 95 pasien dinyatakan sembuh. Lalu pada Rabu (22/3), angka sembuh per hari berkurang menjadi 71 orang. Penurunan kembali terjadi pada hari ini dimana pasien yang dinyatakan sembuh hanya sebesar 47 orang.
Provinsi DKI Jakarta sendiri hingga saat ini masih menjadi wilayah penyumbang virus corona terbanyak, yakni sebesar 3.383 kasus. Kini demi mencegah penyebaran virus corona semakin meluas tak terkendali, Presiden Joko Widodo telah melarang mudik lebaran 2020.
(wk/lian)