Kemendikbud Sorot Tajam Aksi Viral Siswi Buka Bra Di Medsos
Nasional

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) menyoroti aksi siswi-siswi asal Kalimantan Tengah yang membuka bra kala live Instagram hingga membuat heboh masyarakat.

WowKeren - Tiga siswi SMA di Kalimantan Tengah baru-baru ini telah membuat kehebohan di media sosial dengan aksi mereka. Ketiganya nekat membuka bra saat live Instagram hingga tayangan tersebut menjadi viral.

Aksi ketiga siswi tersebut mendapat sorotan tajam dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pihak Kemendikbud menyayangkan aksi ketiga siswi tersebut dengan mengatakan jika pendidikan karakter yang diajarkan tidak berhasil diterima siswi-siswi tersebut.

”Sangat memprihatinkan atas kelakuan siswa SMA tersebut,” kata Plt Dirjen PAUD-Pendidikan Dasar Pendidikan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad saat dihubungi pada Jumat (24/4). “Berarti pendidikan karakter yang sudah dimulai sejak beberapa tahun terakhir ini, baik di keluarga dan di sekolah yang bersangkutan, tidak berhasil.”

Lebih lanjut Hamid menekankan pentingnya peran orang tua sangat dalam pembentukan karakter anak-anak di rumah. Menurutnya, keluarga adalah lembaga utama dalam pendidikan karakter. Selain keluarga, Hamid juga meminta sekolah melaksanakan pendidikan karakter bagi siswa di sekolah agar kejadian serupa tak terulang.

”Karena itu, sekali lagi, pertama perhatian orang tua terhadap putra putrinya harus selalu dilakukan,” terang Hamid “Karena keluarga adalah lembaga pendidikan karakter yang pertama dan utama.”


”Kedua, sekolah harus terus melaksanakan pendidikan karakter bagi siswa-siswinya, baik di dalam maupun di luar kelas,” sambungnya. “Semoga kejadian semacam ini tidak terulang kembali.”

Terakhir, penggunaan media sosial oleh anak-anak juga dinilai perlu diawasi oleh orangtua maupun guru. Hamid berpendapat jika orang tua dan guru harus kompak untuk selalu mengingatkan anak untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

”Itu tugas utama orangtua dan guru untuk selalu mengingatkan kepada semua siswa,” kata Hamid. “Di sekolah ini menjadi bagian dari literasi, etika dan informasi.”

Kini, ketiga siswi tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polres Pulang Pisang Iptu Jhon Digul Manra mengatakan ketiga siswi tersebut dalam pengaruh minuman keras (miras) saat membuat video viral tersebut dan memastikan tidak ada transaksi ekonomi.

”Mabuk saja. Lain, bukan phone sex. Soalnya dia itu live streaming gitu. Jadi penonton bebas yang berteman dengan dia (tidak khusus),” ujar Iptu Jhon seperti dilansir dari Detik, Kamis (23/4). “Status hukum proses sidik lah, sudah jadi tersangka. iya ketiga-tiganya (tersangka), pengembangan masih di situ dulu.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait