Belum lama ini 1 keluarga di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat positif COVID-19. Penularannya kini dikaitkan dengan pekerjaan sang ayah di RS Darurat Wisma Atlet.
- Elvariza Opita
- Senin, 27 April 2020 - 00:00 WIB
WowKeren - Belum lama ini 3 dari 5 anggota keluarga di Cileungsi, Bogor dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Kejadian ini pun langsung menyita perhatian banyak pihak usai video evakuasi mereka dari kediaman untuk dirawat beredar viral di media sosial.
Awalnya hanya anak pertama dan ketiga yang dikonfirmasi positif COVID-19 lewat tes PCR. Namun selang beberapa saat kemudian ganti sang ibunda yang turut merasakan gejala COVID-19 dan dikonfirmasi positif kemudian.
Belakangan terungkap pula fakta baru yang dikaitkan dengan dugaan sumber penularan virus. Sebab disampaikan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, ternyata kepala keluarga tersebut bekerja di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Awal kejadian ketika bapaknya pulang dari tempat kerjanya di RS Wisma Atlet 14 April," kata Ade Yasin, dikutip dari Antara pada Minggu (26/4). "Tiga jam kemudian anaknya merasakan panas dan kepalanya sakit, suhunya ada sekitar 40 derajat Celcius."
Meski begitu, dari hasil pemeriksaan laboratorium, sang suami tidak tertular alias negatif COVID-19. Namun istri serta dua anaknya yang berusia empat tahun dan delapan tahun positif terinfeksi.
"Anaknya ada tiga, yang pertama usia delapan tahun positif, (anak) yang kedua negatif," ujar wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu. "(Anak) yang terakhir yang empat tahun itu positif, ayahnya negatif."
Padahal sang ayah sendiri sudah bertindak sesuai protokol kesehatan. Menurut penuturan sang istri yang kini juga positif COVID-19, sang suami tiba di rumah sekitar Maghrib dan langsung bersih-bersih diri. Pakaian dan perlengkapan kerjanya langsung dibersihkan.
Ada jeda dari Maghrib hingga Isya, dan barulah sang bapak berkomunikasi dengan istri serta anak-anaknya. 3 jam setelah kontak itulah sang anak mulai mengeluhkan pusing serta demam, yang belakangan ternyata merupakan gejala COVID-19.
Untuk saat ini ketiga anggota keluarga yang sudah positif COVID-19 sedang menjalani perawatan. Sedangkan sang ayah dan anak keduanya menjalani isolasi mandiri di kediamannya. Sementara itu seorang petugas kesehatan serta RW setempat juga menjalani rapid test usai melakukan kontak dengan pasien positif tersebut.
(wk/elva)