Sakit maag sering kambuh hingga menghambat ibadah di bulan suci Ramadhan? Konsumsi madu saat sahur dan berbuka dapat menjadi solusi ampuh. Berikut khasiatnya.
- Ruth Meliana
- Senin, 27 April 2020 - 14:07 WIB
WowKeren - Umat muslim saat ini sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Namun, tak jarang yang mengalami kesulitan dalam menuaikan kewajibannya berpuasa lantaran sakit, seperti terkena maag.
Sakit maag yang tiba-tiba menyerang tentunya sangat menghambat ibadah puasa. Tak sedikit yang mengandalkan obat-obatan kimia demi meredakan nyeri maag.
Dampak selalu mengandalkan obat-obatan berbahan kimia justru berpotensi memperparah lambung. Oleh sebab itu, pengobatan alami dinilai lebih aman untuk dikonsumsi secara rutin. Salah satunya adalah madu.
Madu adalah bahan alami yang dipercaya khasiatnya selama ribuan tahun. Berbagai penyakit dapat diatasi oleh penyakit ini dimana hal ini didukung oleh sejumlah penelitian. Diantaranya adalah untuk menenangkan tenggorokan dan meredakan gejala refluks asam lambung.
Dilansir dari Healthline, madu adalah bahan alami untuk membantu berbagai masalah pencernaan, seperti diare dan tukak lambung. Sementara itu, madu juga bekerja dalam beberapa cara untuk membantu meringankan gejala refluks asam.
Artikel yang diterbitkan oleh Journal of Medical Research contohnya memaparkan manfaat utama madu untuk pencernaan. Madu adalah sumber antioksidan dan penangkal radikal bebas yang berpotensi merusak sel-sel yang melapisi saluran pencernaan. Hal ini membuat madu mampu mencegah berbagai kerusakan yang ada di saluran pencernaan dengan menghilangkan radikal bebas.
Penelitian yang diterbitkan British Medical Journal menyatakan jika tekstur madu yang kental dapat membantu menjaga asam tetap turun. Salah satu anggota tim penelitian melihat perubahan gejala setelah meminum madu sekitar satu sendok teh.
Sementara untuk mengobati sakit maag selama menjalankan puasa, Anda bisa mengkonsumsi dua sendok madu saat sahur. Selain itu, dua sendok madu lagi juga disarankan untuk diminum sewaktu berbuka puasa.
Dilansir MSN, salah satu jenis madu yang cukup manjur dalam mengobati peradangan dan infeksi pada lambung adalah madu hijau. Pemilik PT Herbal Putih, Hizrah Bacan mengungkapkan jika madu hijau dapat menetralisir asam lambung yang berlebih sehingga keluhan perih, mual, kembung, dada sesak, dan cemas akan mereda.
“Jangan sampai gara-gara memiliki keluhan penyakit maag, kita tidak berpuasa,” ujar Hizrah seperti dilansir dari MSN, Senin (27/4). “Apalagi, meski tidak menjalankan ibadah puasa kita wajib mengganti puasa tersebut pada hari-hari yang lain.”
”Karena madu hijau satu-satu nya obat lambung yang terpercaya,” sambungnya. “Yang diambil dari lebah trigona dan telah mendapatkan penghargaan dan pengakuan dari LIPI serta BIC, yang merupakan hasil karya anak bangsa.”
Produksi madu hijau sendiri diawali dari kreativitas dan penelitian para mahasiswa di Institut Pertanian Bogor (IPB). Penelitian ini didukung oleh para dosen dan ahli gizi, serta diawasi langsung oleh lembaga farmasi.
Hasil riset mahasiswa IPB menyatakan jika setiap tetes madu hijau mengandung terpenoid, steroid, tannin, alkonoid, fenolik, dan saponin. Kandungan-kandungan tersebut dipercaya memiliki sifat baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan banyak manfaat lain, termasuk meredakan sakit maag.
(wk/lian)